CILEGON, SSC – Kepala Kepolisian Resort Cilegon, AKBP Rizki Agung Prakoso mengatakan, Terduga AW, Pelaku yang menyebarkan Sms teror bom di Kereta Api Ekonomi KA 649 memiliki motif balas dendam.
Terduga AW meneror lantaran sakit hati pernah dimarahi oleh petugas saat diatas kereta karena tidak memiliki tiket. Terduga kemudian kesal dan dendam. AW diduga secara sengaja menyebarkan SMS palsu diatas Kereta Api jurusan Merak-Rangkasbitung KA 649 terdapat bom.
“Dia (Terduga pelaku) ini dendam karena pernah dimarahi oleh salah satu kondektur kereta api karena tidak membeli tiket. Melihat ada salah satu kondektur yang menggunakan rompi officer in duty makannya dia kirim sms ancaman palsu,” ungkap Kapolres dikonfirmasi, Sabtu (2/6/2018).
Saat ini, kata Kapolres, terduga telah diamankan di Mapolres Cilegon. Polres masih memeriksa dan mendalami lebih lanjut terkait penyeberan sms bom itu.
“Kita terus dalami pemeriksaan tersebut di Polres Cilegon,” tambah Rizki. (Ully/red)

