Foto Ilustrasi(Sumber: google images)

CILEGON, SSC – Walikota Cilegon, Helldy Agustian menunjuk 5 Plt (Pelaksana Tugas) Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon untuk mengisi kekosongan jabatan.

Kepala BKPP Kota Cilegon, Ahmad Jubaedi mengatakan, kelima Plt Kepala OPD yakni Kepala Dinas Pendidikan, Heni Anita Susila menjabat Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB). Kemudian Asda I, Tatang Muftadi mengisi Plt Kepala Diskominfo.

Sementara Asda II, Dikrie Maulawardhana akan menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Pariwisata. Kemudian, Kepala BPBD, Nikmatullah akan menjabat Plt Kepala Damkar dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Rasmi Widiyanti akan menjabat Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMK.

Baca juga  Cuaca Buruk di Pelabuhan Merak Akibatkan Kapal Feri Susah Bongkar Hingga Truk Penumpang Terbalik

Kata Jubaedi, penunjukan kelima Plt Kepala OPD tersebut telah ditetapkan oleh Walikota Helldy sejak Selasa (16/11/2021) lalu.

“Iya benar sudah dipilih oleh Pak Walikota.  Mereka (Plt) yang ditunjuk ini paling lama menjabat hingga 3 bulan ke depan. Penunjukan Plt ini, sampai terpilihnya pejabat definitif,” kata Jubaedi dikonfirmasi Selatsunda.com, Kamis (18/11/2021).

Masing-masing Plt, kata Jubaedi, akan  bertanggung jawab terhadap penggunaan anggaran dan seluruh kegiatan di OPD yang di tempati. Sedangkan, untuk kebijakan strategis langsung berkomunikasi dengan kepala daerah.

“Hanya bertanggung jawab soal keberlangsungan ABT dan kegiatan di setiap OPD,” tambahnya.

Ditanya akankah Pemkot melakukan seleksi terbuka untuk jabatan definitif, Jubaedi menuturkan akan digelar dalam waktu dekat.

Baca juga  Lintasan Rel Area Pelabuhan Merak Diperbaiki, Polisi Lakukan Rekayasa Lalin Kendaraan Malam Hari

“Dalam waktu dekat akan menggelar lelang terbuka untuk memilih pejabat eselon II yang jenjang kepangkatan sudah dianggap layak,” terangnya.

Sementara itu, Asda I, Tatang Muftadi  membenarkan jika dirinya ditunjuk Walikota  menjabat Plt Kepala Diskominfo.

“Paling hanya melanjutkan program yang sudah pernah dijalankan oleh pejabat sebelumnya sambil menghantarkan pejabat yang definitif,” pungkasnya. (Ully/Red)