SERANG, SSC – Isu satu pasien positif Virus Corona atau Covid-19 di Kota Serang meninggal dunia adalah berita bohong alias hoaks.
Hal itu ditegaskan oleh Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Serang sekaligus Walikota Serang, Syafrudin saat dikonfirmasi, Kamis (9/4/2020).
“Tidak ada informasi meninggal, Hoaks. Malah kondisinya membaik,” tegas Syafrudin.
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kota Serang, Hari Pamungkas juga menyatakan kabar beredar seorang warga yang positif Covid-19 di Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang meninggal dunia di RSU Banten adalah berita hoaks. Saat ini, pasien dalam kondisi stabil.
“Barusan saya confirm dengan tenaga medis yang menanganinya, kondisinya stabil dan tidak ada keluhan,” ungkapnya.
Pasien berjenis kelamin laki-laki berusia 43 tahun ini dirawat di RSU Banten pada Sabtu (28/3/2020). Setelah menjalani swab, pasien dinyatakan positif Covid-19.
Saat ini, Pemerintah Kota Serang langsung melakukan langkah-langkah antisipasi dan pencegahan. Baik tracking kasus pasien, pemeriksaan swab untuk kontak serumah dan kontak erat, Rapid Test untuk kontak lainnya dalam tracking, melakukan pengawasan dan pemantauan orang yang kontak melalui surveilance PKM maupun melakukan penyuluhan pada masyarakat setempat terkait hal-hal yang harus dilakukan seperti sosial dan physical distancing, PHBS dan meminta agar tetap dirumah.
“Rumahnya untuk sementara kosong setelah saya komunikasi dengan tim surveilance. Keluarga sudah pindah dan informasinya sudah melalui proses screening dan sebagainya. Ini sedang kami dalami informasi itu dari rekan surveilance di lapangan,” bebernya. (Ronald/Red)

