CILEGON, SSC – Komunikasi antar calon walikota dan wakil walikota Cilegon tampaknya terjalin hangat pasca pemungutan suara selesai dilaksanakan. Hal ini diungkapkan Calon Walikota Cilegon nomor urut 3, Iye Iman Rohiman.
Pasca Paslon Helldy Agustian-Sanuji Pentamarta mengumumkan klaim kemenangan berdasarkan hitung cepat, Iye mengaku dihubungi Calon Walikota Cilegon nomor urut 4, Helldy Agustian.
Dalam komunikasi telepon itu, Iye mendahului obrolan dengan mengucapkan selamat kepada Helldy. Iye mengaku, obrolannya dengan Helldy terjalin santai dan saling bercanda.
Helldy kepada Iye sempat menyatakan, agar nanti tidak sombong. Iye pun balas menjawab, Helldy justru yang dimintanya jangan sombong. Karena kemenangan Helldy adalah kemenangannya juga. Di mana keduanya sama-sama mengusung perubahan untuk Kota Cilegon.
“Pak Helldy telepon saya, saya duluin ucapin selamat. Sempat pak Helldy bilang, pak haji Iye jangan sombong nanti. Nggak lah. Malah saya bilang, pak Helldy jangan sombong sama saya. Karena keberhasilan pak Helldy adalah bagian dari saya. Kita kan sama-sama perubahan,” ungkap Iye sambil tertawa saat dikonfirmasi, Rabu (9/12/2020).
Iye mengungkapkan, obrolan bercandaan antar dia dan Helldy masih berlanjut.
Helldy yang merupakan Eks Kepala Cabang Tunas Toyota Cilegon ini kembali bercanda menawarkan jika ingin membeli mobil tetap dilayaninya. Iye menjawab justru tidak meminta demikian. Tetapi sebaliknya dengan kemenangan Helldy bisa mengapresiasinya dengan diberikan mobil.
“Malah pak Helldy bilang, tetap kok kalau pak haji Iye mau beli mobil tetap saya (Helldy) layani. Malah pak haji Iye bilang sebaliknya. Jangan beli mobil dong, harusnya apresiasi ke haji Iye kasih mobil. Pak Helldy-nya ketawa,” ungkapnya kembali tertawa.
Iye mengungkapkan, obrolan singkatnya dengan Helldy itu dimaknainya sebagai suatu bentuk kehangatan yang dijalin antar calon.
Artinya, kata Iye, selama ini tidak ada ketegangan antar paslon ditengah berlangsungnya pesta demokrasi Pilkada Cilegon. Hal itu tidaklah ada apalagi situasi saling panas.
“Kita saling bercandaaan lah. Tidak ada ketegangan, tidak ada jarak. Kalau mereka siap diajak ngopi, pak haji siap,” ucap Iye.
Soal Helldy-Sanuji yang telah mengumumkan klaim kemenangan, Iye mengaku legowo. Usaha yang dilakukannya bersama pasangannya, Awab selama pilkada sudah maksimal.
Ia mengaku tetap mendukung siapapun paslon yang menang. Akan tetapi, agar hasil perhitungan suara sah secara mekanisme dapat bersama-sama menunggu hasil perhitungan resmi dari lembaga penyelenggara dalam hal ini rekapitulasi perhitungan suara dari KPU Cilegon.
“Kalau pak haji sih mendukung ajalah apapun nanti. Itu kan nanti ada lembaga tertentu. Cuman yang namanya kita yang segala sesuatu belum disahkan secara yuridis, semua ya juga pasti menunggu siapa (suara sah terbanyak calon kepala daerah) sebenarnya,” pungkasnya. (Ronald/Red)

