Dinas Pendidikan Cilegon dan Lapas Kelas II A Cilegon menadatangani nota kesepakatan bersama dalam program Kejar Paket A, B, dan C saat di Lapas Cilegon, Kamis (16/7/2020). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Narapidana (Napi) di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Cilegon mengikuti program Kejar Paket A, B, dan C. Ini terungkap dalam MoU (Momerandum Of Understanding) antara Dinas Pendidikan (Dindik) dengan Lapas saat di Aula Lapas Cilegon, Kamis (16/7/2020) pagi tadi.

Kadindik Cilegon, Ismatullah menjelaskan, kerjasama dilakukan untuk memberikan jaminan pendidikan yang sama untuk warga binaan dalam mengenyan pendidikan. Kerjasama ini berupa Paket A untuk narapidana tak lulus SD, Kejar Paket B untuk mereka yang tak lulus SMP, dan Kejar Paket C yang tidak lulus SMA.

“Tak jauh berbeda dengan jalur pendidikab formal. Untuk Paket B, ada enam mata pelajaran pokok dan Paket C ada tujuh mata pelajaran pokok yang harus diikuti oleh semua peserta,” kata Ismatullah kepada Selatsunda.com.

Baca juga  Diduga Rem Blong, Truk Pengangkut Cairan Kimia Terguling di SPBU Grogol

Lebih lanjut, Ismatullah menjelaskan, Dindik untuk tim pengajar yang akan mengadakan kegiatan belajar kepada warga binaan menunjuk guru-guru penilik. Guru ini akan secara rutin mengajar kepada WB.

“Akan kita (Dindik,red) hadirkan secara rutin untuk mengajari para warga binaan,” ujarnya.

Sementara, Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon Musjono hingga saat ini pihaknya belum dapat menjabarkan secara detail berapa warga binaan yang mengikuti pembelajaran Paket A, Paket B dan Paket C di Lapas Cilegon.

“Kita belum bisa pastikan berapa jumlah peserta (warga binaan) yang akan ikut pembelajaran Paket A, B dan C. Karena, kita musti lakukan assesmen dulu kepada warga binaan di sini. Kalau 10 napi pasti ada. Tapi, harus kita data dulu, sidang dulu. Untuk sidang pun kita ada Tim Pengamat Permasyarakatan sendiri. Setelah di sidang, kita akan lihat apakah warga binaan ini masuk kedalam Paket A, B dan C,” pungkasnya. (Ully/Red)