CILEGON, SSC – PT ASDP memprediksi jumlah penumpang di Pelabuhan Merak saat angkutan Libur Natal 2020 mengalami penurunan dibanding tahun lalu. Hal ini didasari karena sejumlah faktor.
Berdasarkan data banding Hari Natal 2019 dan 2020, jumlah penumpang mulai H-7 hingga H-3 turun. Penumpang orang pada tahun ini turun 27 persen atau sebanyak 179.243 penumpang. Sementara pada tahun lalu 243.884 penumpang.
Untuk roda dua juga mengalami penurunan. Tahun ini penumpang roda dua 4.061 unit. Jumlah turun 32 persen dibanding tahun lalu sebanyak 5.935 unit. Begitu juga kendaraan roda empat turun 16 persen. Roda empat pada tahun ini sebanyak 23.260 unit sementara tahun lalu 27.669 unit.
Untuk jumlah bus juga mengalami penurunan. Jumlah pada tahun ini 1.209 unit sementara tahun lalu 1.975 unit. Sementara,
untuk jumlah truk pada tahun ini sebanyak 13.559 unit atau naik 3 persen dibanding tahun lalu 13.232 unit.

Dirut PT ASDP Indonesia Ferry Ira Puspita Dewi mengatakan, pihaknya memperkirakan penurunan jumlah penumpang pada Libur Natal terjadi karena adanya pembatasan oleh pemerintah. Disamping itu juga isu kewajiban rapid test bagi penumpang disebut-sebut memiliki andil terhadap situasi tersebut.
“Faktor adanya aturan pembatasan mobilitas, serta agenda random test antigen untuk calon penumpang, itu berperan,” ungkapnya kepada wartawan di Kantor PT ASDP Merak, Rabu, (23/12/2020).
Ira menyatakan, meski penumpang orang, roda dua, roda empat dan bus turun namun penumpang yang menyeberang di Pelabuhan Merak tetap antusias.
“Saya kira itu mengindikasikan keluarga Indonesia walaupun turun tetap lumayan ada antusiasme pergi dengan melalui moda darat dan penyeberangan,” terangnya.
Pantauan Selataunda.com di Pelabuhan Merak pada pukul 19.30 WIB tepat di H-2 sebelum Hari Natal, kondisi penumpang di Dermaga 1,2 dan 3 terlihat sepi. Tampak beberapa kendaraan menunggu masuk ke dalam kapal. Begitupun penumpang pejalan kaki terlihat tidak banyak yang menyeberang saat di gangway Dermaga 2 saat pelayanan. (Ronald/Red)

