CILEGON, SSC – Belasan wartawan di Kota Cilegon mendeklarasikan Jurnalis Parlemen Cilegon, Sabtu (11/12/2021). Deklarasi yang digelar di Aula DPRD Kota Cilegon ini sekaligus dibalut dengan Pelatihan Jurnalistik kepada para siswa SMA, SMK, dan MAN serta mahasiswa.
Dalam pelaksanaan tersebut, hadir Ketua DPRD Kota Cilegon Isro Miraj, Asisten Daerah I Setda Kota Cilegon, Tatang Muftadi dan Kapolsek Purwakarta Iptu Atep Mulyana.
Ketua Pelaksana Deklarasi JPC Ronal Siagian mengatakan, deklarasi JPC terinisiasi atas keinginan wartawan yang biasa meliput di DPRD. Namun dibalik itu, ada tujuan mulia yang diberikan kepada generasi milenial untuk mengenal lebih dekat tentang dunia jurnalistik. Dengan kegiatan yang mengangkat tema “Mengenalkan Jurnalistik kepada Generasi Milenial” melibatkan puluhan pelajar dan mahasiswa sebagai peserta diharapkan dapat melatih para milenial menulis berita sesuai kaidah jurnalistik.

“Kami mengharapkan kegiatan Pelatihan Jurnalistik ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan kepada Generasi Milenial tentang suatu pemberitaan yang benar. Baik itu dalam mengolah dan menguji data dengan dasar-dasar Jurnalistik,” ujar Ronal.
Ronal juga mengharapkan, dengan pelatihan tersebut minat milenial tentang jurnalistik semakin tinggi. Ke depan tumbuh regenerasi atau cikal bakal jurnalis muda.
“Setidaknya, dengan bekal Pelatihan Jurnalistik, minat tentang dunia Jurnalistik semakin tinggi di kalangan anak muda. Sehingga dari minat itu, tumbuh cikal bakal jurnalis-jurnalis muda untuk ke depannya, ” harap Ronal.
Sementara itu, Ketua JPC Kota Cilegon Gillang Mubarok menambahkan, pelatihan jurnalistik diharapkan menambah minat generasi muda untuk terjun ke dunia jurnalis maupun SDM yang terampil dalam publikasi kegiatan.
“Di era perkembangan teknologi saat ini, peran kehumasan sangat dibutuhkan sebagai instansi pemerintah, swasta dan organisasi,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu Gillang juga mengimbau mahasiswa dan siswa yang menjadi peserta pelatihan jurnalistik untuk memerangi hoaks.
“Jangan mudah menyebar kabar yang belum tentu jelas kebenarannya. Mahasiswa dan pelajar harus ikut memerangi hoaks di Kota Cilegon,” pungkasnya. (Ully/Red)

