Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah yang juga Ketua DPD I Golkar Banten usai menerima SK penetapannya sebagai Bacalon Bupati Serang dari Partai NasDem, Kemarin. Foto Ronald/Selatsunda.com

SERANG, SSC – Kontentasi Pilkada Kabupaten Serang semakin menarik. Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah maju sebagai Bakal Calon Bupati yang diusung Partai Golkar.

Namun ada juga sejumlah nama yang akan bertarung di Pilkada Kabupaten Serang baik kader Partai Demokrat, Eki Baihaki, Ketua DPW PAN Banten, Masrori dan profesional, Masduki. Bahkan anggota DPRD Kabupaten Serang dari Partai Golkar, Nasrul Ulum juga akan turut berkontentasi. Para bacalon ini digadang-gadang akan maju menjadi pesaing Tatu di Pilkada Kabupaten Serang.

Bacalon Bupati Serang, Tatu Chasanah usai menerima SK Penetapannya sebagai Bacalon Bupati dari Partai NasDem berkomentar santai tentang itu. Menurutnya, semua bacalon yang berkontentasi mempunyai hak berkiprah di jalur politik. Majunya bacalon lain, kata Tatu adalah hal yang lumrah.

“Nggak apa-apa. Karena semua punya hak, apalagi mereka berkiprah di politik, di partai. Yach tujuannya yang berkiprah di partai itu kan untuk ke eksekutif atau ke legislatif. Itu sangat lumrah,” ungkapnya, Kemarin.

Soal kader Golkar, Nasrul Ulum yang juga maju, Tatu dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Banten enggan menanggapi panjang lebar. Status Nasrul yang akan maju dalam bursa bacalon bupati Serang diserahkan kepada DPD II Golkar Kabupaten Serang.

“Nanti ke Ketua Golkar Kabupaten Serang, karena kita ada AD/ART partai, ada fatsun partai. Itu nanti di mekanisme Golkar Kabupaten Serang,” paparnya.

Sementara, Ketua DPD II Golkar Kabupaten Serang, Fahmi Hakim mengatakan, pihaknya telah memproses status Nasrul Ulum. Proses mengikuti mekanisme AD/ART yang diatur partai.

“DPD II Golkar Kabupaten Serang sudah memproses mekanisme dan tahapan kepada kader pak Nasrul Ulum. Sesuai anggaran dasar partai,” ujarnya.

Menurut Fahmi, Golkar Kabupaten Serang tidak segan melakukan pergantian antar waktu (PAW) kepada Nasrul yang saat ini duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi Golkar.

“Soal PAW tentunya (itu) sanksi tegas. Jadi bukan hanya posisi PAW. Tentu DPD Kabupaten Serang akan menyampaikan ke DPD Banten yang akan dilanjutkan ke DPP. Nanti tinggal DPP yang akan menindaklanjuti sanksi tersebut,” katanya.

Fahmi menepis adanya informasi jika Nasrul Ulum sudah merapat ke partai lain. Dirinya menegaskan, hingga saat ini Nasrul masih merupakan kader Golkar.

“Status masih di Golkar, KTA (kartu tanda anggota) juga masih Golkar. Saya tegaskan sekali lagi, ini masih diproses sesuai denga  mekanisme bahwa ada tahapan-tahapan itu harus dilalui,” tegasnya.

Sementara, anggota DPRD Serang, Nasrul Ulum yang coba dihubungi belum dapat dikonfirmasi. Telepon yang dituju belum direspon. (Ronald/Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini