Anak-anak di Pulau Panjang, Pulau Sangiang dan Pulau Tunda mendapat bantuan buku dari Relawan Anak Pulau, Senin (27/9/2021). Foto Istimewa

SERANG, SSC – Pandemi Covid-19 masih berlangsung sampai saat ini. Namun kondisi tersebut tidak membuat hidup masyarakat menjadi berbeban berat.

Seperti yang dialami masyarakat di tiga pulau terpencil di Banten. Mereka tampak bahagia khususnya anak-anak. Dalam kondisi pandemi, para relawan peduli anak pulau datang ke tiga pulau baik Pulau Tunda, Pulau Panjang dan Pulau Sangiang untuk membagikan Ratusan AlQuran, Iqro dan buku-buku bacaan.

Salah Satu Relawan dari Perahu Pustaka Radmiadi mengatakan, kegiatan relawan anak pulau dari berbagai komunitas sudah dilaksanakan Senin, 27 September 2021.
Relawan berangkat dari Dermaga Ditpolair Polda Banten pukul 09.00 wib menggunakan kapal RIB Basarnas Banten dan dikawal oleh anggota Polairuda Polda Banten.

Baca juga  Bareng-bareng Tanggulangi Pencemaran Laut, KSOP Banten Gagas Pengklasteran Pelabuhan

Saat sampai di Pulau Tunda, kata Radmiadi, beberapa warga dan anak-anak tampak begitu senang dan gembira.

“Anak-anak sangat senang diselingi menyanyi bersama oleh teman teman relawan,” ujarnya, Selasa (28/9/2021).

Suasana saat itu menjadi lebih hidup saat digelar kegiatan edukasi Keselamatan Transportasi dari Tim Basarnas Banten yang dirangkai dengan pembagian buku bacaan yang merupakan bagian program Basarnas Go to School. Selain itu, Ditpolairuda juga turut ambil bagian dengan memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga laut.

“Anggota mengajak anak-anak tidak membuang sampah kelaut , menjaga pesisir laut dengan menanam mangrove,dan tidak melakukan tindakan kejahatan di laut,” terangnya.

Kata Radmiadi, kegiatan setelah Pulau Tunda juga dilanjutkan ke Pulau Sangiang dan Pulau Panjang. Ia mengaku berterimakasih kepada sejumlah pihak baik Rumah Buku Salman, Perahu Pustaka Lampung, Sahabat Rumah Semut Jalan peduli, Sahabat Quran Bang Hamdani dan institusi lainnya.

Baca juga  RSUD Cilegon di Pusaran Bisnis RS Swasta, Pendapatan Drop 4 Tahun Terakhir, Semester I 2021 Hanya Capai Rp 26 Miliar

Aksi gerakan peduli anak pulau ini diharapkan dapat terus berlanjut untuk terus menyemangati anak bangsa ditengah pandemi.

“Semoga kegiatan yang sangat baik ini bisa terus berlanjut dan tetap di dukung oleh instansi terkait,” tuturnya. (Ronald/Red)