SERANG,SSC – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Banten telah mengantongi identitas 2 sopir bus yang terlibat kecelakaan di tol Tangerang-Merak, Kilometer 94, Kota Cilegon hingga menewaskan 5 penumpang bus. Baik sopir bus ALS dan sopir bus lain yang sebelum kejadian keduanya diduga melakukan aksi kebut-kebutan, saat ini tengah dalam pengejaran petugas.
“Sudah, sudah ada identitas kedua sopir.
Ini tim kami masih melakukan pengejaran, karena ada dua yang kita kejar, sopir bus ALS dan sopir bus yang satu lagi,” ujar Dirlantas Polda Banten, Kombes Pol Wibowo dikonfirmasi, Rabu (18/3/2020).
Baca : Polisi Minta 2 Sopir Bus Tewaskan 5 Penumpang di Tol Merak Menyerahkan Diri
Selain mengungkap identitas sopir, kata Dirlantas, identitas bus yang terlibat kebut-kebutan dengan bus ALS juga telah dikantongi.
“Kita sudah cek CCTV yang di gerbang tol Gerem, Tol Merak. Datanya, indikasi itu bis apa sudah ada,” ungkapnya.
Baca juga : Lima Penumpang Bus ALS Tewas di Tol Merak, Sopir Kabur
Menurut Dirlantas, kecelakaan bus ALS menabrak truk trailer dan menewaskan 5 penumpang dan lain luka-luka diduga terjadi akibat kedua bus kebut-kebutan. Dari hasil olah TKP sementara dan keterangan saksi, kedua bus melaju dengan kecepatan tinggi sehingga bus ALS menabrak truk trailer yang ada didepannya.
Baca juga : Bus ALS Kebut-kebutan di Tol Merak, 5 Penumpang Tewas
“Melihat dari olah TKP, indikasi kesana (ugal-ugalan), ada. Karena dari tanda bekas rem di aspal, termasuk impact perkenaan dari kecelakaan tersebut, jelas ini ada indukasi ugal-ugalan. Kaca depan pecah karena benturan penumpang yang terloncat keluar, itu dengan kecepatan tinggi. Kalau kecepatan 20 atau 30 km/jam, penumpang mental sampai dasboard. Tapi kalau sampai mental keluar dan kaca depannya pecah, ini (laju bus) sangat tinggi,” paparnya. (Ronald/Red)

