20.1 C
New York
Minggu, Mei 24, 2026
BerandaHukrimKejari Cilegon Kembali Ingatkan Alokasi Dana Covid-19 Jangan Asal-asalan

Kejari Cilegon Kembali Ingatkan Alokasi Dana Covid-19 Jangan Asal-asalan

-

CILEGON, SSC – Kejaksaan Negeri Kota (Kajari) Cilegon kembali mengigatkan untuk kesekian kalinya agar penggunaan anggaran untuk Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Cilegon dapat tepat sasaran. Alokasi anggaran diminta jangan sampai diselewengkan.

Hal ini terungkap pada ekspose anggaran recofusing yang akan digunakan untuk percepatan penanganan Covid-19 dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon di Ruang Rapat Utama Bappeda Cilegon, Senin (20/4/2020).

Kasi Datun Kejari Cilegon Satya Marpaung mengatakan, teknis alokasi APBD Cilegon maupun Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Banten untuk penanganan Virus Corona sebesar Rp 74 miliar harus sesuai aturan yang berlaku. Tidak ada, tegas dia, dinas manapun yang menggunakan anggaran Covid-19 untuk kepentingan pribadi.

Baca : Kajari Cilegon Wanti-wanti Dana Pencegahan Covid-19 Jangan Sampai Diselewengkan

Hal ini disampaikan agar tidak terjadi kesalahan dan penyimpangan. Oleh karena itu, OPD yang berkewenangan menangani Covid-19 diminta untuk terus melakukan konsultasi dengan Kejari Cilegon.

“Semua kegiatan harus dilakukan secara tepat. Minimalisir adanya kesalahan yang sengaja atau tidak sengaja. Kalau memang kesalahan tersebut tidak sengaja lebih baik diperbaiki cepat. Tetapi yang paling ribet jika kesalahan anggaran tersebut sengaja dilakukan,” kata Satia dalam paparannya, Senin (20/4/2020).

Lebih lanjut, ia kembali mengingatkan kepada masing-masing OPD agar realisasi anggaran kepada seluruh masyarakat yang terdampak haruslah tepat kepada penerima bantuan. Jangan sampai alokasi dilakukan asal-asalan.

“Jangan berpikiran anggaran Rp 74 miliar itu banyak. Dan perlu lebih diingat, bagaimana anggaran yang ada ini harus tepat sasaran jangan hanya beli yang tidak jelas,” ungkapnya.

Agar berjalan cepat, pihaknya pun meminta baik industri maupun perbankan dapat terlibat membantu pemerintah sehingga masyarakat benar-benar terbantu.

“Pemkot Cilegon harus punya inovasi apa yang akan diberikan kepada masyarakat dari anggaran yang ada ini. Bila perlu, berdayakan industri maupun perbankan dalam membantu pemerintah dalam pengalokasian anggaran tersebut,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -DEWAN 2