Penumpang baru saja turun dari kapal saat sandar di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Belum lama ini. Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Kementerian Perhubungan mengakui sulit mengatur jaga jarak penumpang pejalan kaki di Pelabuhan Merak saat pelaksanaan angkutan libur panjang akhir Oktober 2020 berlangsung ditengah pandemi Covid-19 yang belum mereda.

Hal ini dinyatakan Direktur Transportasi, Sungai, Danau dan Penyeberangan (TSDP) pada Ditjen Perhubungan Darat, Marwanto Heru Santoso usai rapat koordinasi di Pelabuhan Merak, Kemarin.

Ia mengatakan, jaga jarak antar penumpang sulit dibendung terutama saat penumpang mengantre dan berdesakan masuk kedalam kapal. Meski demikian, pihaknya tidak berhenti mengedukasi penumpang dengan memberi informasi 3M baik menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Memang pelaksanaan dilapangan sulit, namun sesuilit apapun kita memberi edukasi kepada mereka. 3M memang itu satu kunci walaupun pemerintah sudah menyediakan imunisasi terkait covid,” ungkapnya.

Baca juga  2 Pegawai Pengadilan Agama Serang Positif Covid-19, Persidangan Ditutup Sementara

Ia menuturkan, 3M jika tidak dilaksanakan oleh penumpang maka akan mudah terjangkit Virus Corona. Oleh karena itu, pihaknya selaku regulatormeminta agar jajarannya dan seluruh otoritas di Pelabuhan Merak untuk gencar melakukan sosialisasi 3M.

“Saya setuju, susah sekali. Tapi kalau begitu (sosialisasi 3M) terus menerus, kita teruskan, insya Allah mereka pasti sadar, tidak terlalu dekat dan sebagainya. Minimal (jaga jarak) 2 ban (garis batas) kan. Kalau pakai kendaraan masih lumayan, memang penumpang pejalan kaki itu yang mungkin agak (sulit),” ungkapnya.

Pemerintah baik Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Provinsi Lampung juga diminta aktif mensosialisasokannya agar pnyebaran Covid-19 saat pelaksanaan angkutan libur panjang dapat dicegah.

Baca juga  Akhir 2020, Perda Penanggulangan Covid-19 di Kota Cilegon Disahkan

“Walaupun banyak dilanggar, tetapi kita tetap memberikan tanda-tanda. Kemudian petugas dilapangan yang memberikan informasi jaga jarak dan sebagainya. Ini salah satu beberapa keinginan kita, supaya kita mencegah penyebaran covid,” harapnya.
(Ronald/Red)