Suasana bongkar muat kapal di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon. (Foto Dokumentasi)

CILEGON, SSC – Pemerintah akan menaikan tarif penyeberangan di sejumlah lintasan penyeberangan yang ada di Indonesia, salah satunya termasuk lintasan penyeberangan Pelabuhan Merak-Bakauheni. Rencananya kenaikan tarif akan diberlakukan mulai 1 Desember 2019 dengan rata-rata kisaran besaran kenaikan tarif mencapai 10 persen.

“Itu kan sudah di sosialisasikan di Arya Duta kemarin lalu untuk rencana kenaikan tarif. Besarannya beda-beda masing-masing lintasan. Ada faktor jarak dan macam-macam,” ujar Kepala Balai PengelolaTransportasi Darat Wilayah VIII Banten, Nurhadi, Jumat (22/11/2019).

Nurhadi mengatakan, kenaikan tarif itu diusulkan oleh asosiasi perusahaan pelayaran penyeberangan karena sudah lama tidak ada kenaikan.

“Itu (tarif) sudah lebih dari 2 tahun. Belum berubah. Dan itu usulan dari asosiasi, mereka memintanya jauh lebih tinggi dari yang disampaikan pak dirjen,” tuturnya.

Hingga saat ini, kata dia, otoritas pelabuhan di Banten dan operator kapal masih menunggu diterbitkannya Peraturan Menteri Perhubungan terkait kenaikan tarif tersebut.

“Peraturan menterinya belum turun, untuk besaran tarifnya. Jadi kita masih menunggu penetapannya dari pak menteri,” paparnya. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here