Walikota Cilegon Terpilih, Helldy Agustian nampak sumringah dibalik kaca saat mencoba baju dinas untuk pelantikan saat di di Gallery Batik Krakatoa, Kota Cilegon, Minggu (21/2/2021). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Walikota Cilegon Terpilih, Helldy Agustian diberi kesempatan untuk mencoba sejumlah baju dinas dan perlengkapan atribut sebelum pelantikan.

Pada Minggu (21/2/2021), diruang Gallery Batik Krakatoa, Lingkungan Kadipaten, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Helldy yang juga Ketua Partai Berkarya Banten mencoba satu persatu baju yang akan dikenakannya saat nanti menjabat.

Walikota Cilegon Terpilih, Helldy Agustian mencoba baju pelantikan dibantu oleh Kabag Umum Setda, Joko Purwanto

Nampak, saat mencoba Pakaian Dinas Upacara (PDU), Helldy sempat meminta tanggapan kepada awak media yang sudah menunggunya menggunakan baju putih, pangkat dan topi hitam, baju kebesaran seorang kepala daerah.

“Keren nggak?,” tanya Helldy.

Seorang awak media pun menjawab “Keren pak, mantap pak,” tuturnya.

Setelah mencoba, Mantan Kepala Cabang PT Tunas Toyota Cilegon ini berkaca di cermin melihat baju yang dikenakannya. Helldy terlihat tampak sumringah sambil merapikan topi yang dipakai.

Dia bertutur mendapat pengalaman yang berbeda dengan menggunakan baju walikota. Helldy merasa bangga, sedih dan terharu. Ia mengungkapkan, untuk menggapai sesuatu seperti saat ini menjadi walikota terpilih tidak mudah.

Baca juga  Komunitas Difabel di Cilegon Butuh Perda Pelindungan Disabilitas

Dengan baju kedinasan yang dikenakan, ia mengaku, sebuah amanah berat yang harus dipikul bersama Wakil Walikota Terpilih, Sanuji Pentamarta. Namun Helldy yakin dapat mempertanggungjawabkannya dan memenuhi amanah masyarakat Cilegon.

“Tentu ini sesuatu yang harus kita pertanggung jawabkan sampai akhirat. Kita akan memenuhi harapan masyarakat. Dengan segala energi kemampuan Helldy-Sanuji kedepan,” ujarnya.

Helldy-Sanuji sebagaimana Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2000 tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah mendapat berbagai fasilitas. Selain baju kedinasan, Helldy-Sanuji mendapat gaji, tunjangan, rumah dinas, kendaraan dinas dan fasilitas lainnya.

Mengenai kendaraan dinas, Helldy mengaku tidak meminta muluk-muluk. Kendaraan dinas yang biasa dipakai Walikota Sebelumnya, Edi Ariadi yakni Toyota Prado dan Camry, tetap akan digunakannya untuk operasional kedinasan sehari-hari nantinya.
Sama hal disampaikannya tentang kendaraan dinas Wakil Walikota Sanuji.

“Sampai saat ini saya dan pak wakil tidak minta sesuatu yang baru. Yang sudah ada kita gunakan. Kita mengerti, tidak meminta dan memaksakan diri. Bukan harus hal yang baru, yang ada saja kita pakai,” paparnya.

Baca juga  Komunitas Difabel di Cilegon Butuh Perda Pelindungan Disabilitas

Sementara, Kepala Bagian Umum, Joko Purwanto mengatakan, penyediaan baju kedinasan untuk Walikota dan Wakil Walikota, Helldy-Sanuji sudah diatur dalam regulasi. Sampai saat ini, Helldy-Sanuji sudah mencoba baju kedinasan untuk digunakan baik nanti saat pelantikan maupun keseharian bekerja.

“Untuk baju kedinasan ada 9 jenis, seluruhnya 14 stel,” tuturnya.

Ia menuturkan, mengenai rumah dinas untuk Helldy-Sanuji telah disiapkan oleh pihaknya. Sementara terkait kendaraan dinas, kata dia, ada di ranah Bagian Aset BPKAD.

“Menurut (bidang) aset, sementara masih pakai kendaraan lama. Apalah ke depan ada pengadaan baru atau tidak tergantung bidang aset. Tergantung juga beliau (Helldy-Sanuji), apakah, udahlah yang ada saja atau seperti apa, begitu. Cuman kan kalau mau memperbaharui harus lima tahun lagi,” bebernya. (Ronald/Red)