20.1 C
New York
Sabtu, Juni 6, 2026
BerandaPeristiwaKoalisi Prabowo-Sandi Cilegon Sikapi Polemik Pilpres

Koalisi Prabowo-Sandi Cilegon Sikapi Polemik Pilpres

-

CILEGON, SSC – Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Kota Cilegon mengingatkan agar penyelenggara pemilu tidak main-main dalam menjalankan proses tahapan pilpres 2019. Hal ini disampaikan Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Cilegon, Alawi Mahmud menyikapi polemik pilpres yang terjadi baik di daerah maupun nasional.

Alawi menilai polemik itu muncul karena adanya perbedaan hasil perolehan suara pilpres yang dihitung tim pemenangan Prabowo-Sandi dengan hasil perhitungan cepat yang dirilis lembaga survey di sejumlah televisi swasta, kemarin. Dari hasil yang diperoleh tim pemenangan, kata dia, suara Prabowo-Sandi secara nasional mencapai 62 persen. Begitupun di Cilegon, ia mengklaim mencapai 70 persen.

Menyikapi polemik itu, ia meminta agar masyarakat tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya hasil resmi pilpres kepada penyelenggara pemilu. KPU dan penyelenggara pemilu lainnya diminta dapat berbuat yang terbaik untuk seluruh masyarakat.

“Untuk mengantisipasi kemungkinan langkah kezoliman dilakukan golongan tertentu, kita berbicara tegas kepada penyelenggara pemilu. KPU, Bawaslu dan lembaga lainnya untuk jangan main-main terhadap proses tahapan pemilu dan pilpres. Faktanya kita sudah tahu dan pegang bahwa untuk Cilegon, Prabowo-Sandi ini secara de fakto, sudah menang,” ujarnya dalam konfrensi pers di Sekretariat Bersama Satgas Persaudaraan Alumni (PA) 212, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Kamis (18/4/2019).

Ia kembali menegaskan, agar penyelenggara pemilu tidak melakukan kesalahan pada tahapan pilpres namun justru sebaliknya. Jangan sampai jika ada kesalahan malah mengganggu situasi daerah.

“Sebaliknya, ketika masyarakat melihat ada sesuatu yang tidak baik. Saya yakin, mereka akan tidak tenang. Oleh karena ketidak tenangan itulah, justru yang kita kekwatirkan akan menggangu situasi di daerah,” paparnya.

Sementara, Ketua Persaudaraan Alumni 212 Cilegon, Malim Hander Jhoni menambahkan, hasil kemenangan perhitungan suara Prabowo-Sandi 70 persen di Cilegon tetap terus dikawal seperti yang dicatat tim pemenangan di lapangan. Didampingi Ketua Sekber Satgas Prabowo-Sandi Cilegon, Iman Khadafi, ia berharap, suara Prabowo-Sandi di Cilegon bisa terus naik melampaui perhitungan yang diperoleh Partai Koalisi dan PA 212.

“Kita berharap, hasil itu tidak jauh lari dari apa yang kita catat. Kalau disini ada sekitar 70 persen, Itu tidak boleh lari menjadi 60 persen. Kalau mencatat 70 persen, syukur-syukur bisa 80 persen,” (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -DEWAN 2