Seorang karyawan KPw Bank Indonesia Banten menunjukan kartu ATM berlogo PGN saat pada kegiatan edukasi penggunaan kartu dengan awak media di Hotel Aston Anyer, Jumat (31/8/2018). Foto Elfrida Ully/Red

CILEGON, SSC – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Banten mulai mengedukasikan penggunaan kartu ATM berlogo GPN (Gerbang Pembayaran Nasional). Hal ini terungkap pada kegiatan Capacity Building Wartawan Ekonomi Banten, Provinsi Banten yang diselenggarakan selama dua hari di Hotel Aston Anyer.

Kepala Divisi Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah, Layanan dan Administrasi KPw Bank Indonesia Banten Erry P Suryanto mengatakan, sistem GPN diberlakukan untuk memudahkan para nasabah melakukan transaksi keuangan dengan kartu debit perbankan.

Disamping itu program GPN sebagai upaya dalam menggerakkan program Nasional non Tunai (GNNT) dan pengembangan perdagangan nasional berbasis elektronik.

“GPN memudahkan masyarakat jika ingin melakukan transaksi pembayaran non tunai menggunakan kartu debit di toko atau merchant,” kata Erry dihadapan para media Bisnis di Banten,” Jumat (31/8/2018).

Erry memaparkan, ada lima manfaat dari penggunaan program GPN ini yaitu, bebas melakukan transaksi di seluruh kanal EDC, sistem Keamanan terkontrol, bebas biaya transaksi di merchant, tanpa repot bawa uang banyak dan biaya admin lebih murah.

“Penggunaan kartu ATM berlogo GPN dapat menjaga transaksi pembayaran dan kerahasiaan data nasabah melalui pengembangan fitur keamanan,” paparnya.

Ia menuturkan, secara nasional kartu ATM berlogo GPN ini telah di luncurkan pada 4 Desember 2017 lalu. Pada tanggal 3 Mei, juga dilakukan peluncuran logo GPN di kartu ATM/debit. Sementara, untuk di Banten rencana akan diresmikan pada 15 September 2018 di Alun-alun Kota Cilegon.

“Perdana ATM berlogo GPN akan kita resmikan dan perkenalkan pada 15 September 2018 mendatang di Alun-alun Kota Cilegon,” tuturnya.

Ia memaparkan, target secara nasional untuk kartu itu sebanyak 30 persen. Penggunaannya di Banten dapat dilayani oleh seluruh perbankan yang ada tepatnya pada ATM Bank berlogo GPN.

“Kalau secara nasional harus 30 persen semua kartu ATM berlogo GPN. Sementara untuk di Banten, kita (KPw Banten) satu bank yang telah menukarkan kartu GPN/hari,” pungkasnya.

Untuk mencapai sasaran tersebut, masih kata Erry, Bank Indonesia telah menerbitkan Peraturan Bank Indonesia No.19/8/PBI/2017 tanggal 21 Juni 2017 dan Peraturan Anggota Dewan Gubernur No.19/10/PADG/2017 tanggal 20 September 2017 tentang Gerbang Pembayaran Nasional.

Melalui kebijakan yang tertuang dalam ketentuan tersebut, diharapkan dapat mendorong terjadinya sharing infrastruktur sehingga utilisasi terminal ATM dan EDC dapat meningkat. Dengan begitu, biaya investasi infrastruktur dapat dialihkan kembali untuk kegiatan pembiayaan pinjaman yang pada akhirnya akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Implementasi GPN juga diharapkan dapat mengurangi kompleksitas koneksi dari yang sebelumnya bersifat bilateral antar pihak menjadi tersentralisasi di GPN. Selain itu, melalui GPN masyarakat dapat bertransaksi dari bank manapun menggunakan instrumen dan kanal pembayaran apapun yaitu any bank, any instrument, any channel,” tuturnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here