20.1 C
New York
Minggu, Mei 3, 2026
BerandaPeristiwaKS dan PGN Teken MoU, Jalin Kerjasama Pengelolaan Energi dan Gas Bumi

KS dan PGN Teken MoU, Jalin Kerjasama Pengelolaan Energi dan Gas Bumi

-

JAKARTA, SSC – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk menjalin kerjasama dalam pengelolaan energi dan gas bumi. Kerjaaama bentuk sinergi BUMN ini merupakan program pemerintah dalam rangka mendukung pengembangan dan pengelolaan bisnis di bidang energi.

Kerjasama ini ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman bersama atau Memotandum of Understanding (MoU)  di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Utama PT PGN Gigih Prakoso dan Direktur Utama PT KS Silmy Karim dengan disaksikan oleh Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno.

Dirut KS, Silmi mengatakan, kerjasama yang dijalin ini merupakan bentuk kontribusi pada program pemerintah untuk menghapuskan tata niaga gas bertingkat. Sehingga akan meningkatkan daya saing industri melalui penyediaan gas bumi dengan harga yang kompetitif.

“PTKS akan memperoleh peningkatan daya saing melalui efisiensi biaya produksi dengan pasokan gas yang kompetitif. Selain itu, PTKS diharapkan memperoleh tambahan pendapatan melalui kerjasama pengelolaan bisnis gas bumi serta bertambahnya investor yang mendayagunakan kawasan industri yang dimiliki anak perusahaan PTKS,” ujar Silmy.

Ia menerangkan, kerjasama ini tidak hanya terbatas pada pengembangan dan pengelolaan bisnis di bidang energi dan gas bumi saja namun juga akan menggali seluruh potensi yang dimiliki. Termasuk, kata dia, anak perusahaan kedua pihak dapat saling bekerjasama dan bersinergi sehingga memberikan nilai tambah bagi masing-masing pihak.

Selama ini, lanjutnya, PGN memasok gas bumi untuk bahan bakar bagi pembangkit listrik dan fasilitas produksi KS. Di sisi lain, KS melalui anak perusahaannya juga bekerjasama mengerjakan proyek jaringan pipa gas bumi PGN di beberapa tempat di Indonesia. KS juga turut memasok kebutuhan pipa baja bagi beberapa proyek PGN. Diharapkan melalui penandatanganan nota kesepahaman ini dukungan pasokan gas dari PGN dapat terus terjamin, serta kerjasama proyek dan pasokan pipa baja untuk proyek-proyek PGN selanjutnya dapat ditingkatkan.

Silmy juga menambahkan, saat ini pihaknya terus melakukan pengembangan kapasitas produksi baja. KS menargetkan kapasitas produksi baja di kawasan industri Krakatau Steel akan meningkat hingga 10 juta ton per tahun hingga 2025 mendatang. Upaya ini didukung lewat berberapa kerjasama yang dijalin baik di bidang logistik, air industri, pengembangan kawasan dan infrastruktur lainnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -DEWAN 2