KMP Nusa Putera sandar di Dermaga 7, Pelabuhan Merak, Kota Cilegon. (Foto Dokumentasi)

CILEGON, SSC – Direktorat Kepolisian Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Banten menyelidiki kendaraan penumpang KMP Nusa Putera yang sebelumnya terjatuh di Laut Selat Sunda. Beberapa saksi telah diminta keterangan terkait kasus tersebut.

“Sementara ini kita sedang melakukan penyelidikan. Ada saksi-saksi yang sedang kita minta keterangan,” ujar Dirpolairud Polda Banten, Kombes Pol Nunung Saefuddin dikonfirmasi, Rabu (19/6/2019).

Nunung belum memastikan penyebab mengapa kendaraan penumpang itu bisa terjatuh ke laut saat KMP Nusa Putera dalam perjalanan dari Pelabuhab Bakauheni menuju Pelabuhan Merak. Namun dugaan awal, kata dia, ada kelalaian petugas kapal tidak mengunci relling sidetream, tempat kendaraan masuk kedalam kapal. Untuk mendalaminya, Ditpolairud akan melakukan olah TKP diatas kapal.

“Dugaan awalnya itu kelalaian. Mungkin seperti itu, sekarang ini masih dalam penyelidikan. Kita masih melakukan olah TKP terlebih dahulu,” tandas dia.

Sementara Kepala Operasi PT Putera Master Sarana Penyeberangan Cabang Merak, P Rohmat mengaku masih menginvestigasi kejadian tersebut.

“Kami belum bisa kasih informasi, karena masih diinvestigasi,” tuturnya.

Soal pertanggunjawaban atas insiden itu, kata dia, pihaknya tengah mengurus proses ganti rugi kendaraan penumpang yang terjatuh ke laut. Artinya, penggantian itu akan di klaim ke pihak asuransi.

“Kan di tiket, ada asuransinya. Jadi pihak asuransi yang akan melakukan ganti rugi. Saat ini kita membantu prosesnya,” pungkasnya. (Ronald/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?