DPRD Kota Cilegon menggelar rapat paripurna Penadatangan Nota Kesepahaman Bersama dengan eksekutif terkait Perubahan KUA PPAS 2023 di Gedung DPRD Kota Cilegon, Senin (18/9/2023). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – DPRD Kota Cilegon menyetujui Rancangan perubahan kebijakan umum APBD (KUA) dan perubahan prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) APBD Perubahan Tahun 2023 Kota Cilegon. Hal ini disepakati berdasarkan Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama dengan eksekutif dalam Sidang Paripurna Anggaran Perubahan di Gedung DPRD Kota Cilegon, Senin (18/9/2023).

Ketua DPRD Kota Cilegon, Isro Mi’raj mengatakan, pembahasan Rancangan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2023 telah dibahas bersama oleh Badan Anggaran (Banggar) dengan tim anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan telah disetujui bersama untuk ditetapkan menjadi Perubahan KUA-PPAS tahun anggaran 2023.

“Berdasarkan pasal 16 ayat 6 bahwa perubahan KUA PPAS yang telah mendapatkan persetujuan bersama perlu ditandatangani dalam rapat paripurna bersama,” ujarnya.

Baca juga  Tiga Pelaku Narkoba Antar Pulau Ditangkap Polisi Cilegon, 2 Kilogram Sabu Diamankan

Isro menjelaskan, terdapat sejumlah hal yang menjadi latar belakang dalam Perubahan KUA-PPAS APBD Tahun 2023. Diantaranya, hasil audit BPK atas laporan keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2022 yang menyatakan perlunya koreksi atas proyeksi Silpa pada 2022 pada APBD 2023.

Kemudian adanya anggaran belanja yang tidak terealisasi berdasarkan evaluasi pelaksanaan APBD hingga semester I Tahun 2023. Selanjutnya, koreksi atas proyeksi pendapatan daerah hasil prognosis keuangan 2023. Kemudian, pencantuman kegiatan yang bersumber dari Bantuan Keuangan Provinsi Tahun 2023.

Isro mengungkapkan, postur anggaran pada Perubahan KUA-PPAS Tahun 2023 yang disepakati diantaranya pendapatan daerah yang semula sebesar Rp1,9 triliun ditetapkan setelah perubahan menjadi Rp2,34 triliun.

Kemudian, belanja daerah semula Rp 2,39 triliun, setelah perubahan menjadi Rp2,34 triliun.

Baca juga  Kisah Pelajar Cilegon, Bayu Bakhtiar Sukses Raup Omset Puluhan Juta, Ini Bisnisnya

“Pembiayaan neto semula sebesar Rp 411 miliar setelah perubahan menjadi Rp 314 miliar,” ucapnya. (Ronald/Red)