SERANG, SSC – Vihara Avalokitesvara Banten, Kelurahan Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang dipadati ratusan warga etnis Tionghoa untuk beribadah memperingati Hari Raya Imlek yang jatuh pada Hari ini, Sabtu (26/1/2020). Perayaan tahun baru Cina itu pun menjadi magnet bagi Ketua DPRD Banten, Andra Soni mengunjungi sekaligus memantau situasi di vihara yang ada di Kawasan Wisata Kesultanan Banten itu.
Ketua DPRD Andra Soni datang ke vihara sekitar 11.30 WIB. Dilokasi, ia disambut oleh Ketua Vihara Avalokitesvara Banten, Lu Fang Qing. Andra langsung memantau umat yang tengah beribadat. Ia juga diajak pengurus vihara untuk melihat beberapa lokasi yang dijadikan ritual umat untuk beribadat.
Dalam kesempatan itu, Politikus Gerindra ini menyampaikan selamat kepada warga yang merayakan Hari Raya Imlek. Ia pun menyampaikan Gong Xi Fat Cai.
“Saya ucapkan selamat tahun baru. Gong Xi, Gong Xi. Gong Xi Fat Cai bagi kita semua,” ujarnya.
Baca : Ratusan Warga Tionghoa Rayakan Imlek di Vihara Avalokitesvara Banten
Andra mengungkapkan, Vihara Avalokitesvara dalam sejarahnya sudah berdiri sejak abad ke-16 di zaman Kesultanan Banten. Keberadaan vihara ini kala itu merupakan bentuk penghormatan Kesultanan Banten kepada warga Tionghoa untuk bisa beribadah.
Dengan tetap berdirinya dan terpeliharanya vihara ini di Banten, harap Andra, etnis Tionghoa tetap bisa melaksanakan ritual peribadatan termasuk perayaan Imlek.
“Ini bentuk tradisi, memasuki musim semi. Jadi ini bentuk syukurnya masyarakat mampu melewati musim paceklik. Wujud syukurnya, dengan ini sama-sama merayakan,” ungkapnya.
Tradisi perayaan Imlek di vihara ini, kata dia merupakan representasi budaya yang dijalankan warga Tionghoa. Selain di Banten Lama, budaya warga Tionghoa juga masih kental dirasakan di daerah Tangerang. Dengan ragamnya budaya baik budaya Tionghoa dam nusantara, tentunya kata dia menjadi kebanggaan bagi masyarakat Banten.
“Banyak interaksi budaya antara budaya Tionghoa dan budaya nusantara. Dan ini menjadi kebanggaan bagi kita,” tuturnya.
Sebagai representasi dari rakyat Banten serta wakil rakyat, Ia mengaku bangga tradisi perayaan Imlek di Vihara Avalokitesvara. Karena bukan saja umat yang merayakan namun warga Banten juga turut antusias melihat lebih dekat perayaan Imlek di dalam vihara.
Baginya, itu adalah contoh dan wujud dari masyarakat Banten bisa membaur dengan kemajemukan budaya Tionghoa. Ia berharap kerekatan itu bisa terus dirajut untuk saling menghormati dan menghargai antar seluruh warga Indonesia.
“Sebagai warga Banten saya bangga, dan banyak juga warga kita yang muslim, hadir disini, ikut juga melihat bersama-sama, melihat dan merayakan. Ini adalah contoh nyata buat Bangsa Indonesia, kemajemukan terjaga dengan baik. Saling menghargai, saling terlibat satu sama lain dalam kegiatan kebudayaan di Provinsi Banten,” pungkasnya. (Ronald/Red)

