20.1 C
New York
Kamis, Juli 9, 2026
BerandaPeristiwaLapak Tahu-Tempe di Pasar Kranggot Kota Cilegon Kosong

Lapak Tahu-Tempe di Pasar Kranggot Kota Cilegon Kosong

-

CILEGON, Selatsunda.com – Sejumlah lapak atau kios pedangang yang biasa berjualan tahu tempe di Pasar Kranggot, Kota Cilegon, terlihat kosong, Kamis (3/11/2022). Hal ini disampaikan oleh Kepala UPTD Pasar Kranggot Kota Cilegon, Dani Rahmat.

Dani menyatakan, awalnya informasi pedagang tahu tempe tidak berjualan diterima pihaknya dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Cilegon. Para pedagang tidak berjualan dikarenakan adanya aksi mogok yang dilakukan perajin tahu tempe akibat naiknya harga kedelai.

“Kemarin usai saya turun ke lapangan (Pasar Kranggot) untuk melakukan penertiban, saya menerima telepon dari Bu Ema (Kabid Perdagangan) jika ada rencana demo yang akan dilakukan oleh paguyuban tahu dan tempe atas imbas kenaikan harga kedelai yang tinggi,” kata Dani, Kamis (3/11/2022).

Menurut informasi, kata Dani, aksi mogok dilakukan selama tiga hari kedepan. Sehingga saat ini tidak ada pedagang tahu tempe yang berjualan.

“Dan setelah saya cek, memang benar akan ada mogok jualan yang akan dilakukan oleh mereka (paguyuban tempe tahu) selama 3 hari. Dan hari ini pun (Kamis,red) sudah mulai terlihat lapak pedagang tempe dan tahu kosong karena tidak ada pengiriman kedelai,” terangnya.

Dani mengungkapkan, meski harga kedelai naik, tetapi harga tahu dan tempe di Pasar Kranggot masih normal belum terjadi kenaikan harga.

“Perkiraan saya sih,karena kedelai ini banyak diimpor dari Cina dan karena resesi global dan harga dollar naik, maka itu berimbas pada harga semua ikut merangkak naik. Yang dulu harganya Rp10 ribu kemungkinan naik dengan harga sekian,” ujar Dani. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen