CILEGON, SSC – Hari pertama pasca larangan mudik berakhir, Pelabuhan Merak, Kota Cilegon terpantau dipadati pemudik, Selasa (18/5/2021). Ini terlihat dari padatnya pejalan kaki yang menyeberang.
Saat pagi tadi, ratusan penumpang yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung terpantau memadati loket tiket. Penumpang saat melakukan pemeriksaan kesehatan terlihat menumpuk dan mengindahkan protokol kesehatan.
Salah satu pemudik Rahmat, mengaku cukup kaget dengan kondisi di loket Genose yang sudah dipadati penumpang. Apalagi saat pemeriksaan tes GeNose, dia khawatir jika diantara kerumunan penumpang ada yang mengidap Covid-19.
“Antreannya panjang, khawatir saja ada yang Covid-19,” kata dia.
Rahmat mengaku hendak ke Lampung ingin berlebaran dengan keluarganya. Buatnya jika bersilaturahmi kepada orang tua, Lebaran menjadi sangat berarti.
“Saat Lebaran, saya telepon orang tua. Tapi karena belum cium tangan ibu saya, hati ini enggak tenang,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager atau GM PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak, Hasan Lessy mengungkapkan jika ASDP
sudah menerapkan protokol kesehatan di loket tes GeNose guna mengantisipasi antrean panjang di loket pemeriksaan.
“Kami (ASDP) sudah buat itu pembatasan jika terjadi kerumunan. Kami buat juga garis pembatas. Jadi masyarakat ikuti saja garis pembatas yang sudah dibuat ini,” jelasnya.
Ia meminta agar penumpang dapat menyadari dengan aturan yang diberlakukan. Demi sama-sama memutus rantai penyebaran Covid-19.
“Yah sama-sama lah masyarakat dengan kita untuk memutuskan penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (Ully/Red)

