CILEGON, SSC – Pembangunan lanjutan Jaringan Pipa Distribusi Pelayanan Air Bersih di wilayah Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon akan dikejar selesai akhir Tahun 2026.
Direktur Perumda Air Minum Cilegon Mandiri, Ihwan Kurniawan mengatakan, sesuai arahan yang disampaikan Wali Kota Cilegon Robinsar, pembangunan infrastruktur pipanisasi air sudah harus siap di akhir tahun ini. Sehingga tahun depan, masyarakat dapat menikmati air bersih.
“Jadi Pak Walikota arahannya itu di akhir 2026 itu, paling tidak infrastruktur sudah siap. Jadi ke depannya itu penyediaan air besih dapat tuntas dengan cara tidak lagi dengan pengeboran sumur dalam tetapi memperluas pipanisasi,” ujar Ihwan, Belum lama ini ditulis Selatsunda.com, Kamis (3/9/2026).
Saat ini, kata Ihwan, jaringan pipanisasi air yang telah tuntas dibangun yakni sekmen satu dan sekmen dua. Pembangunan pipanisasi untuk sekmen satu itu mulai dari PT Ineos hingga Pelabuhan Merak. Sekmen kedua mulai dari Pelabuhan Merak hingga wilayah Suralaya. Untuk sekmen tiga yang akan dilakukan pembangunan tahun ini, mulai dari wilayah Lebak Gede hingga Suralaya.
“Jadi jaringan distribusi utama air itu dibagi 3 sekmen, sekmen pertama itu PDAM yang pasang, sekmen kedua itu PUPR dari ASDP sampai Lebak Gede. Tahun ini ada pemberitahuan (sekmen tiga) dari Lebak Gede sampai Suralaya,” ucapnya.
Selain pembangunan jaringan pipa air dari Lebak Gede ke Suralaya, kata Ihwan, rencana pembangunan pipanisasi juga akan dilakukan dari Lingkungan Langon hingga Gunung Batur.
“Pekerjaan lainnya nanti menarik pipa dari Langon Indah sampai ke Langon, Ciporong, Tembulun, Gunung Batur,” terangnya.
Ihwan menjelaskan, sistem pengaliran air minum (SPAM) dari yang telah dibangun mulai dari wilayah Grogol hingga Suralaya saat ini telah mencapai 60 persen. Sementara SPAM di wilayah Gunung Batur sekitar 25-30 persen. Ia menyatakan, sebagian yang belum digarap akan dituntaskan tahun ini.
“Secara persentase untuk SPAM sampai Gunung Batur, ada sekitar 25-30 persen. Kita hitungnya start di Langon, pipa untuk mengisi reservoar sudah siap, air juga sudah ada dengan tekanannya disitu. Sebagaian pipa dari Langon ke Ciporong juga sudah terpasang, ini tinggal melanjutkan saja, 75 persen itu mau diselesaikan tahun ini,” bebernya.
“Untuk distribusi utama, jaringan pipa pen-supply airnya, dari tiga segmen, dua segmen sudah selesai. Jadi kalau dihitung dari JDU, sudah selesai 60 persen,” ucapnya.
Ihwan menyatakan, pihaknya tidak mengetahui besar anggaran pembangunan tersebut karena kewenangan pembangunan ada pada Dinas PUPR Kota Cilegon. Namun pembangunan jaringan pipanisasi di wilayah Langon-Gunung Batur akan disokong lewat dana CSR di mana sebagaian dari Perumda Cilegon Mandiri dan sebagaian dari CSR perusahaan/industri.
“Kalau (besaran anggaran) di DPUPR kurang tahu, hanya kemarin itu anggaran yang belum bisa di cover PUPR itu sekitar Rp 550-600 jutaan. Itu di-share ke CSR PLN Banten dan kita,” ucapnya.
Pihaknya berharap, pembangunan infstruktur pipanisasi air di Merak tahun ini dapat selesai. Sehingga Tahun 2027, masyarakat sudah dapat menikmati air bersih.
“Insya Allah di tahun ini, karena keinginan Pak Wali akhir tahun ini dapat selesai untuk infrastruktur di Gunung Batur termasuk yang di Suralaya,” harapnya. (Ronald/Red)





