Suasana kapal saat sandar dan labuh di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon. (Foto Dokumentasi)

CILEGON, SSC – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VIII Banten pada Kemenhub RI memprediksi jumlah penumpang yang akan menyeberang di Pelabuhan Merak pada momentum Hari Raya Idul Adha 2023 akan mengalami lonjakan.

Kepala BPTD Wilayah VIII Banten, Benny Nurdin Yusuf mengatakan, jumlah penumpang di Pelabuhan Merak pada tahun ini diprediksi meningkat hingga 10 persen. Peningkatan penumpang akan terjadi karena Hari Raya Idul Adha bertepatan dengan hari libur anak sekolah dan cuti bersama.

“Tahun ini Idul Adha berbeda dengan tahun tahun sebelumnya, dimana tahun ini bertepatan dengan hari libur anak sekolah dan cuti bersama. Hal ini diperidiksi akan menimbulkan bangkitan perjalanan dari hari hari normal yaitu antara 5 sampai dengan 10 persen,” ujarnya dikonfirmasi usai Rapat Koordinasi Persiapan Angkutan Hari Raya Idul Adha di BPTD Banten, Rabu (21/6/2023).

Baca juga  Tingkatkan Retribusi, Perusahaan yang Gunakan  Tenaga Kerja Asing di Cilegon Dikumpulkan

Benny menerangkan, prediksi puncak Hari Idul Adha akan terjadi pada Rabu, 28 Juni 2023 malam atau satu hari sebelum (H-1) Hari Idul Adha.

“Lonjakan diprediksikan malam rabu karena hari rabu tanggal 28 sudah ada yang Lebaran,” tuturnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, kata Benny, pihaknya telah menyiapkan sarana, prasarana dan juga sejumlah strategi. Untuk dermaga disiapkan sebanyak 7 dermaga dan kapal yang siap operasi sebanyak 54 kapal. Sementara bilamana terjadi peningkatan arus lalu lintas kendaraan penumpang, pola yang dijalankan seperti angkutan Lebaran (angleb) tahun lalu dengan menjalankan pola normal, padat dan sangat padat.

“Kami bersama stakeholder akan mengantisipasi pada area pelabuhan penyeberangan dengan penggunaan 6 dermaga, 1 dermaga sementara peningkatan . Sementara sisi penangana arus lalu lintas kami sepakat melakukan penanganan terhadap titik yang dianggap berpengaruh terhadap peningkatan arus lalin. Beberapa skenario akan dilakukan sama halnya penanganan angleb,” ucapnya.

Baca juga  Soal Layanan Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Merak Kisruh, Ketua Gapasdap Togar Buka Suara

“Kalau terjadi lonjakan maka skenarionya adalah bisa dilakukan penambahan kapal dengan kapasitas lebih besar,” pungkasnya. (Ronald/Red)