Penumpang kendaraan pribadi mulai ramai padati Pelabuhan Merak, Kota Cilegon saat angkutan libur panjang akhir Oktober 2020, Rabu (28/10/2020) dinihari. Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Penumpang yang menyeberang di Pelabuhan Merak pada Libur Panjang Akhir Okbober 2020 mulai terjadi peningkatan, Rabu (28/10/2020). Peningkatan itu mulai terlihat ramainya kendaraan pribadi dan truk yang menyeberang di pelabuhan.

Pantuan Selatsunda.com di lokasi, penumpang kendaraan mulai terlihat meningkat di dalam pelabuhan sekitar pukul 00.12 WIB. Beberapa area parkir kendaraan di dermaga tampak ramai kendaraan baik kendaraan pribadi dan truk. Meski ramai, bongkar muat kendaraan terpantau lancar.

General Manager PT ASDP Cabang Merak, Hasan Lessy mengatakan, peningkatan penumpang kendaraan terjadi di dalam pelabuhan. Kendaraan tidak sampai mengantre hingga diluar pelabuhan.

“Masih di dalam pelabuhan, tidak sampai keluar,” ujarnya saat di Pelabuhan Merak.

Baca juga  Diduga Sakit, Warga Bojonegara Ditemukan Tewas di Hotel Regent

Meski terjadi peningkatan, namun kata dia, prediksi kenaikannya masih tidak begitu signifikan. Penumpang diperkirakan akan meningkat pada pagi hingga sore hari nanti.

“Mengalir. Artinya kita lihat dengan saat ini belum signifikan. Tetapi lonjakan yang nanti terjadi bisa dari jam 08.00 WIB pagi sampai dengan sore hari,” paparnya.

Peningkatan penumpang diprediksi terjadi di semua golongan. Terutama penumpang pejalan kaki dan kendaraan pribadi.

“Bisa terjadi di penumpang sama golongan IV, pribadi. Kendaraan truk ada juga tetapi untuk logistik,” tuturnya.

Dalam mengantisipasi kepadatan penumpang, Pelabuhan Merak menyiapkan 7 dermaga. Begitu juga kapal dioperasikan sebanyak 30 kapal. Bila kondisi sangat padat, pihaknya akan berkoordinasi dengan BPTD Banten untul menambah armada kapal.

Baca juga  Temui Ratusan Massa, Walikota Serang Ajak Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19

“Kapal beroperasi 28 (kapal), itu normal. Kalau padat, itu 30-an (kapal). Kalau sangat padat kita koordinasi dengan BPTD untuk penambahan kapal. Bisa juga terjadi, kapal besar yang dioperasikan,” pungkasnya. (Ronald/Red)