20.1 C
New York
Rabu, Mei 27, 2026
BerandaPemerintahanLokasi Pembangunan Pasar Induk Baru Kota Serang Mulai Mengerucut

Lokasi Pembangunan Pasar Induk Baru Kota Serang Mulai Mengerucut

-

SERANG, SSC – Tiga lokasi rencana pembangunan Pasar Induk baru yang dikaji oleh Disperindagkop UKM Kota Serang sudah mulai mengerucut. Dari penggodokan kajian Studi Kelayakan atau Feasibility Study (FS) yang dilakukan baik di Pasar Kalodran, Teritih dan Lebak Wangi, satu diantaranya yakni Pasar Kalodran dinilai paling layak untuk pembangunan Pasar Induk baru.

Kepala Disperindagkop UMK Kota Serang, Yoyo Wicaksono mengatakan, Pasar Kalodran dinilai layak untuk dibangun pasar induk baru dengan berbagai pertimbangan. Selain sudah menjadi embrio pasar, kata Kadis, Pasar Kalodran dari sisi infrastruktur lebih memadai ketimbang dua lokasi lain.

“Karena sudah ada embrionya disitu. Kemudian juga infrastruktur sudah menunjang, disitu akses jalannya, jalan nasional. Tinggal nanti itu dibuat rekayasa lalu lintasnya. Kalau ketimbang di Teritih kan, masuk kedalam, pemkot harus membangun jalan. Biayanya juga terlalu besar,” ungkapnya, Jumat (27/12/2019).

Meski infrastruktur dinilai lebih layak namun kata Yoyo, lokasi Pasar Kalodran masih perlu diperluas karena luasan area belum memenuhi syarat minimal pembangunan pasar induk. Pembangunan pasar induk dipersyaratkan harus memenuhi minimal 2 hektar sementara saat ini Pasar Kalodran hanya seluas 1 hektar.

Lapak di Pasar Kalodran, Serang

“Mau tidak mau kalau itu nanti akan dilanjutkan, disitu akan dilakukan perluasan. Kita perkirakan akan pembebasan 5 hektar, karena minimal itu 2 hektar. Sekarang itu, yang existing 1 hektar saja,” tuturnya.

Ia menyatakan, proses pembangunan pasar kedepan masih akan dilakukan secara bertahap. Selain rencana pembebasan lahan, nantinya ketersediaan lahan pasar juga akan menyesuaikan pembuatan master plan di 2020. Setelah tahapan tersebut selesai dikerjakan akan dilanjutkan dengan pembuatan Detail Enginerieeng Design (DED).

“Di 2020, kalau itu nanti berjalan, tahapannya master plan dan DED-nya. Tahap pertamanya, master plan. Yang dibangun itu apakah tiga tahap atau bagaimana. Itu nanti akan dituangkan di master plan. Kalau sudah ada itu, dibangun bertahap. Yang terpenting masterplan dan lahanya, didahulukan,” pungkasnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -DEWAN 2