Suasana di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Cilegon. (Foto Dokumentasi Selatsunda.com)

CILEGON, SSC – Kota Cilegon masuk dalam situasi pandemi level 3 dalam rencana pemerintah pusat menerapkan PPPK Darurat. Pemerintah Kota Cilegon dalam mengahadapi ini menyatakan siap melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat Cilegon guna memutus rantai penyebaran covid-19.

“Ya tentu kita akan mengikuti dan menyesuaikan kebijakan yang diambil sesuai dengan kebijakan dari pusat umpamanya. Kami akan membantu melakukan sosialisasi edukasi dan kampanye isi materi dan substansi dari PPKM darurat,” ujarnya Kapolres Cilegon sekaligus Wakil Ketua II Satgas Covid-19 Kota Cilegon, AKBP Sigit Haryono kepada awak media usai memperingati HUT Bhayangkara ke-75 di Aula Polres Cilegon,” Kamis (1/7/2021).

Diketahui, pemerintah pusat akan menerapkan PPKM darurat di provinsi-provinsi yang ada di Pulau Jawa dan Bali akibat dari lonjakan Corona yang makin cepat imbas varian baru. PPKM darurat ini berlaku pada 3-20 Juli 2021 dengan target penurunan penambahan kasus konfirmasi kurang dari 10.000 kasus perhari.

Baca juga  Perumda Cilegon Mandiri Bisnis Air Kemasan, Komisi III DPRD Cilegon Ingatkan Pelayanan Utama Jangan Terlupakan

Lanjut Kapolres, saat ini Pemkot Cilegon masih menunggu secara resmi keputusan dari pemerintah pusat terhadap diberlakukan PPKM darurat tersebut. Mengigat, keputusan tersebut masih dalam pembahasan.

“Jika melihat panduan implementasi pengetatan aktivitas masyarakat pada PPKM darurat Jawa-Bali, Kota Cilegon masuk dalam level 3. Tapi bagaimana penerapan PPKM darurat ini dilaksanakan, kami masih menunggu keputusan resminya dari pusat. Apakah dalam keputusan tersebut, apakah kegiatan masyarakat akan ditutup 100 persen atau seperti apa,” kata Kapolres. (Ully/Red)