CILEGON, SSC – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon, Sabri Mahyudin mengungkapkan, Kementerian PUPR rencananya akan membangun pabrik pengolahan sampah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bagendung pada Mei 2024. Pembangunan pengelolaan sampah ini didanai dengan dana Bank Dunia sebesar Rp 120 miliar.
“Kami (LH Cilegon) menerima keterangan dari Kementerian PUPR jika pembangunan dimulai pada Mei ini. Pembangunan pabrik ini ditargetkan rampung selama 10 bulan,” kata Sabri kepada Selatsunda.com, Sabtu (17/2/2024).
Untuk memenuhi rencana itu, Sabri menambahkan, saat ini Pemkot Cilegon telah menyediakan lahan kurang lebih 1,1 hektar di TPST Bagendung. Tak hanya membangun pabrik pengelolaan sampah, sambung Sabri, pemerintah pusat juga memberikan alat berat untuk menunjang pabrik di TPST.
“Selain pusat membangun pengelolaan sampah, mereka juga memberikan alat sekaligus alat kepada kami (Pemkot Cilegon). Setelah 10 bulan dibangun ada masa percobaan selama 10 bulan lagi bangunan dan alat tersebut. Jadi total semua masih dipegang oleh pusat 20 bulan,” ujarnya.
Jika nanti telah selesai dibangun dan diserah terimakan, kata Sabri, DLH Cilegon sudah menyiapkan anggaran sebesar 27,5 miliar untuk 1 tahun dari APBD Kota Cilegon untuk pengoprasian bangunan tersebut.
“Sebelum di take over ke Pemkot Cilegon, semua masih ditanggung pemerintah pusat. Tapi, jika sudah 20 bulan, semua jadi tanggung jawab Pemkot Cilegon untuk merawat pengelolaan sampah itu,” kata Sabri.
Ia pun memastikan pembangunan pabrik tersebut tidak akan menggunakan anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cilegon.
“Intinya adalah bahwa market kita sudah jelas PLTU dengan kapasitas 30 ton per hari saja masih kurang kita,” katanya.
“Alhamdulillah ini bantuan lagi dan mudah-mudahan sampah ini menjadi berkah,” pungkas Sabri. (Ully/Red)

