CILEGON, SSC – Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon terus berupaya meningkatkan minat baca kepada narapidana. Salah satunya dengan menghadirkan pojok baca digital. Inovasi ini diberikan, agar para napi bisa dengan mudah membaca semua buku tanpa harus mengakses internet.

Kasie Pembinaan Narapidana dan Anak Didik Lapas Kelas IIA Cilegon, M Yudha Triwangga mengatakan, keberadaan pojok literasi digital Lapas Cilegon ini, sebagai upaya Lapas Kelas IIA Cilegon dalam meningkatkan pelayan publik di Bidang pembinaan kepribadian bagi warga binaan pemasyarakatan untuk meningkatkan minat baca serta pengetahuan.

“Semua orang punya hak yang sama termasuk warga binaan. Mereka juga perlu suplai pengetahuan dan informasi. Tujuan akhirnya, bagaimana kita bisa mengetaskan kemiskinan dan stunting di Cilegon. Kalau para napi di Cilegon cerdas, secara otomatis mereka bisa hidup mandiri dan sukses saat keluar dari sini (Lapas Cilegon),” kata Yudha kepada Selatsunda.com, Rabu (22/11/2023).

Baca juga  Seleksi Calon Paskibraka Cilegon 2024 Dijamin Tak Ada Titipan

Lanjut Yudha, saat ini infrastruktur pendukung taman baca digital tersebut sudah dilengkapi dengan 3 unit komputer dan 66 buku bacaan yang bisa digunakan oleh para napi.

“Selama ini kami (Lapas Cilegon) telah bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan Kota Cilegon dalam memfasilitasi perpustakaan keliling. Tak hanya perpustakaan keliling dari Dinas Perpustakaan saja, rencana di 2024 kaki akan membuat satu tempat ruang membaca yang ada belakang masjid guna mempermudah para napi membaca dan meminjam buku bacaan yang disediakan di ruang baca Lapas Cilegon,” pungkas Yudha. (Ully/Red)