20.1 C
New York
Kamis, Desember 11, 2025
BerandaPeristiwaMenjijikan, Aliran Sungai di Pasar Kranggot Dipenuhi Sampah

Menjijikan, Aliran Sungai di Pasar Kranggot Dipenuhi Sampah

-

CILEGON, SSC – Tumpukan sampah di aliran sungai Pasar Baru Kranggot, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, kondisinya sangat menjijikkan. Bukan hanya dipenuhi sampah namun bau yang ditimbulkan begitu menyengat dan menganggu warga.

Pantauan Selatsunda.com di lokasi, tumpukan sampah ini terlihat menutupi sepanjang aliran sungai di pasar itu.  Sampah itu menimbulkan bau busuk bahkan berwarna hitam pekat. Warga yang melintas terlihat menutupi hidung mereka untuk menghindari bau tidak sedap dilokasi yang tak jauh dari pintu masuk pasar itu.

Salah satu pedagang Pasar Kranggot, Suti mengaku, dirinya bersama dengan pedagang lain begitu sangat terganggu dengan kondisi tersebut. Padahal, para pedagang selalu membayar uang retribusi sampah kepada petugas pasar.

“Tiap hari kita dimintai seribu rupiah. Nah, ada pedagang yang menganggap kalau sudah dipungut biaya kebersihan jadi dia membuang sampahnya sembarangan, kan tidak gitu juga menurut saya,” kata Suti kepada Selatsunda.com di lapaknya, Senin (3/9/2018).

Sementara itu, Kasi Pengairan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU-TR) Kota Cilegon Teddy Machfudi mengaku, bila DPU-TR tidak memiliki kewenangan menyelesaikan persoalan sampah yang berada di area pintu masuk Pasar Kranggot itu. Pihaknya musti berkoordinasi dengan pihak irigrasi Bidang Sumber Daya Air PUPR Provinsi Banten untuk menangani itu.

“Terkait sampah itu, kita (DPU-TR,red) Cilegon harus konsultasi dulu ke bagian irigrasi Bidang Sumber Daya Air PUPR Provinsi Banten untuk masalah sampah yang berada di sungai ini,” kata Teddy.

Pihaknya, kata Teddy, juga telah beberapa kali menghimbau warga agar tidak buang sampah secara sembarangan. Sebaliknya, kesadaran masyarakat dinilai masih rendah.

“Kalau kami udah hampir lima kali menghimbau kepada warga dan pedagang untuk jangan membuang sampah di sungai ini. Tapi, memang kesadaran masyarakat ini masih kurang terhadap sampah,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon Ujang Iing tidak berkomentar banyak persoalan tersebut.  Iing mengaku, DLH telah berkoordinasi dengan pihak DPUTR untuk mengatasi tumpukan sampah tersebut.

“Udah kok komunikasi lancar dengan pihak PU terkait sampah ini,” tandasnya seraya meninggalkan wartawan. (Ully/Red).

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -