Lambang Partai NasDem (Sumber foto net)

SERANG, SSC – Partai Nasional Demokrat (NasDem) mulai melobi partai politik untuk mencari sosok bakal calon (bacalon) walikota dan wakil walikota Cilegon yang akan diusung. Belakangan, nama bacalon walikota Cilegon yang diusung Golkar yakni Ratu Ati Marliati menjadi sosok yang diperhitungkan DPW NasDem Banten untuk disandingkan dengan bacalon wakil walikota yang akan diusung.

Sekretaris DPW Partai NasDem Banten, Aris Halawani, Sabtu (21/3/2020) tidak menepis jika partainya mulai mencari sosok calon walikota Cilegon yang diusung. Secara riil dengan 3 kursi di DPRD Cilegon, Nasdem sudah berhitung akan menyandingkan sosok walikota dengan sosok yang diusung partainya di posisi wakil walikota.

Ia menyatakan, jauh sebelumnya NasDem telah melakukan lobi politik dengan sejumlah partai politik. Satu diantaranya melobi Golkar untuk menyandingkan Ratu Ati Marliati dengan calon pendamping yang akan diusung partainya.

Menurutnya, Ati adalah sosok yang layak untuk digandeng partainya. Karena dari survei yang dilakukan Nasdem bahkan parpol lain, Ati sosok tepat untuk menjadi calon walikota Cilegon.

“(Posisi Nasdem) Dua lah (calon wakil walikota), nggak mungkin satu (calon walikota). Yang jelas top lah. Kan kita tahu disana, bu Ati top. Siapapun yang survei bu Ati, pasti itu top,” ujarnya.

Aris mengungkapkan, partainya tetap akan mengusung tema melanjutkan yang sudah dilakukan kepala daerah Pemerintah Kota Cilegon saat ini. Pilihan kepada Ati ibarat memilih sebuah produk yang nyaman dan sudah teruji. Artinya, Ati diusung Golkar karena telah mengantongi tiket 10 kursi dan sudah pasti maju.

“Kita tetap lanjutkan sajalah. Kita yang riil aja lah. Menurut kita, misalnya produk Jepang bagus tapi lagi-lagi kalau kita lawan Eropa, kita ambil Eropa lah. Orang memilih mobil Eropa karena nyaman. Memang mobil Jepang irit, tapi belum tentu di dapat nyamannya,” paparnya.

Soal lobi itu berkaitan dengan penjajakan koalisi yang sebelumnya dibangun NasDem dan Golkar di tingkat DPP, ia tidak menepis itu. Penjajakan di DPP dengan langkah yang dilakukan di Pilkada Cilegon tentu terdapat benang merah. Siapa yang akan diusung akan dilakukan melalui mekanisme partai.

“Kita jauh-jauh hari sudah melakukan itu dan kita tidak mau dalam hal ini menunjuk orang kalau tidak pakai data. Orang bilang, dia (salah satu bacalon) yang paling bagus. Mana dasarnya?. Tentu, Ilmiahnya harus ada.
Secara ilmiah, harus ada dasar,” tuturnya.

Pada pemberitaan sebelumnya pada Sabtu (22/2/2020), Aris menyebut, DPP Nasdem akan melakukan survei terhadap delapan nama bacalon walikota dan wakil walikota Cilegon. Kedelapan itu diantaranya Ratu Ati Marliati, Helldy Agustian, Awab, Fatuhrohman, Erik Rebi’in, Amal Irfanudin, Iye Iman Rohiman dan Dede Rohana. Ada 2 calon lain dari Kabupaten Serang yang juga akan disurvei terkait elektabilitas dan popularitasnya.

Belum lama juga pada Jumat (20/3/2020), Aktor sekaligus penyanyi, Ahmad Adly Fayruz menyatakan kesiapannya untuk terlibat dalam Pilkada Kota Cilegon tahun 2020. Adly mengaku sudah mendapatkan restu dari Partai NasDem dan diproyeksikan sebagai bakal calon wakil Wali Kota. Namun, Ia masih merahasiakan bakal calon Wali Kota yang akan mendampinginya untuk memimpin Kota Cilegon.

Plt Ketua DPW NasDem Banten, Edi Ariadi mengakui, Aldy Fayrus yang digadang maju menjadi calon wakil walikota memang merupakan kader partai. Namun Edi menyatakan, pembahasan siapa calon yang akan diusung NasDem masih panjang sebelum pendaftaran jalur partai politik diselenggarakan.

“Memang dia itu kader juga. Ya kan masih panjang lah waktu mulai dari pendaftaran sampai pencobolosan. Mudah-mudahan ada waktu untuk mengejar,” ujar Edi yang juga Walikota Cilegon. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here