CILEGON, SSC – Wakil Walikota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo meminta agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat mengerek pendapatan asli daerah (PAD) khususnya OPD penghasil. Hal ini disampaikan orang nomor dua di Kota Cilegon itu kaitan adanya pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD) dari Pusat.
Fajar menyatakan, OPD dengan adanya pemangkasan TKD harus lebih berinovasi. Terutama mendongkrak sumber PAD yang belum tergali maksimal.
“Dengan berkurangnya Dana Transfer dari pusat, sekarang pola pikir harus berubah. Jangan hanya menunggu. Tapi harus lebih kreatif dalam mencari sumber pendapatan baru. Harus jemput bola,” tegas Fajar, Selasa (25/11/2025).
Fajar pun melihat jika banyak sumber-sumber pendapatan yang harus digali secara maksimal. Salah satunya reklame di jalan protokol.
“Yang tadinya reklame biasa-biasa saja sekarang harus lebih maksimal. OPD harus lebih kreatif. OPD harus lebih gercep,” ujar Fajar.
Fajar pun menilai, pemberian reward dan punishment untuk OPD sangat perlu diberlakukan. Namun prinsipnya, kata dia, OPD harus lebih aktif untuk menggenjot PAD ditengah kondisi saat ini.
“Sesuatu perlu diberikan punishment atau reward bagi mereka yang mampu menggenjot pendapatan. Tapi di sini, saya bukan hakim. Hukuman apa yang mereka terima. Yang jelas, mereka harus lebih aktif dalam menjalankan pekerjanya,” pungkasnya. (Ully/Red)





