Area lahan di TPSA Bagendung, Kota Cilegon yang akan dibangun Pabrik Baru dari bantuan Bank Dunia. (Foto Istimewa)

CILEGON, SSC – Pabrik baru pengolahan sampah Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Bagendung, Kota Cilegon yang akan dibangun dengan dana Bank Dunia diperkirakan akan dilakukan pada Desember 2023 mendatang.

“Informasi yang diterima, Desember 2023 itu sudah mulai pembangunan,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon, Sabri Mahyudin, Belum lama ini.

Sabri mengatakan, pembangunan pabrik dengan dana Bank Dunia akan dibangun oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR. Ia menyatakan, seiring dengan rencana pembangunan pabrik itu, seluruh yang menjadi kewajiban atau tanggung jawab Pemkot Cilegon sudah musti selesai.

“Kalau fisik menjadi tanggung jawab pusat. Jadi di Desember itu semua yang menjadi kewajiban Pemkot harus clear,” terangnya.

Baca juga  Pertemuan Komwil III APEKSI di Depok, Wali Kota Helldy Ungkap Bonus Demografi 2045 Jadi Bahasan Utama

Sabri mengungkapkan, beberapa hal yang menjadi tanggung jawab Pemkot Cilegon diantaranya, penyediaan lahan, proses perizinan Amdal, sertifikasi lahan dan lain sebagainya.

Saat ini mengenai proses pematangan lahan telah mencapai 75 persen. Kemudian lahan yang digunakan seluas 1 hektar juga telah selesai disertifikasi.

“Kalau pematangan lahan sudah 75 persen, untuk Amdal-nya sedang menunggu revisi dari provinsi. Itu tanggung jawab Pemkot Cilegon. Untuk legalitas lahan sudah keluar dari BPN. Itu kurang lebih 1 hektar, kita menyiapkan lahan 1 hektar,” terangnya.

Mengenai kewajiban yang dipenuhi pusat, kata Sabri, saat ini tengah memproses Finalisasi Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan dan basic design.

“Saat ini, Kementerian PUPR sedang mengkaji. Sedang lagi finalisasi FS dan basic design,” paparnya. (Ronald/Red)

Baca juga  Pertemuan Komwil III APEKSI di Depok, Wali Kota Helldy Ungkap Bonus Demografi 2045 Jadi Bahasan Utama