Aktivitas pedagang di Pasar Kranggot, Kota Cilegon, Rabu (11/5/2022). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Sedikitnya puluhan pedagang yang berjualan di bantaran kali di Pasar Kranggot, Kota Cilegon bakal ditertibkan oleh Pemerintah Kota Cilegon. Pasalnya, hal itu dilakukan menyusul adanya surat tembusan kepada Pemkot Cilegon yang dilayangkan Balai Besar wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWSC3) Ditjen SDA Kementerian PUPR.

Kepala UPT Pasar Kranggot, Aceng Syafrudin membenarkan jika pihaknya menerima surat dari BBWSC3 Ditjen SDA Kementerian PUTR tertanggal 27 Januari 2022. Pada surat tersebut, pedagang yang mendirikan bangunan di tanah negara di sepadan bantaran irigasi/sungai diminta untuk tidak melakukan aktivitas berjualan. Oleh karena hal itu, kata Aceng, Pemkot akan menertibkan dan merelokasi pedagang yang berjualan di bantaran kali Pasar Kranggot.

Baca juga  Pemkab Pandeglang Raih Opini WTP Enam Kali Berturut-turut dari BPK

“Pedagang yang berjualan di sana (bantaran kali) ini telah menyalahi aturan. Karena pedagang tersebut telah melanggar garis sempadan irigrasi yang semestinya tidak diizinkan ada aktivitas berjualan. Jadi, kami diminta oleh BBWSC3 untuk memindahkan para pedagang tersebut dari bantaran sungai,”kata Aceng kepada Selatsunda.com, Rabu (11/5/2022).

Aceng menjelaskan, rencananya penertiban pedagang akan dilakukan Besok, Kamis (12/5/2022) saat rapat gabungan selesai digelar.

“Besok usai rapat gabungan, kami akan langsung membongkar lapak tersebut. Tapi semuanya tergantung hasil rapat besok,” tambah Aceng.

Aceng menuturkan, sedikitnya ada 97 pedagang yang berjualan di bantaran kali Pasar Kranggot. Ia mengaku, pihaknya jauh sebelumnya telah melakukan relokasi sebanyak 2 kali namun pedagang tetap menempati bantaran kali.

Baca juga  Selama 2021, Lima Orang Jadi Korban Perdangangan Manusia di Cilegon

“Kami sudah pernah bersihkan 2 kali. Tapi tetap pedagang masih suka ngeyel berjualan. Surat himbauan pun sudah kami layangkan sebanyak 3 kali. Namun, tetap aja mereka tidak mendengarkan himbauan kami. Kami pun meminta sebelum lapak dibongkar, kami sudah minta agar lapak tersebut dibongkar sendiri. Tapi kalau tidak dibongkar sendiri, nanti dari petugas Satpol PP yang akan bongkar lapak tersebut,” tuturnya.

Lanjut Aceng, rencananya para pedagang yang ditertibkan akan direlokasi di hanggar utara, hanggar barat dan hanggar selatan.

“Jadi sudah kami siapkan tempat untuk menampung para pedagang yang ada di bantaran sungai,” ujarnya. (Ully/Red)