CILEGON, SSC – Meski Hari Lebaran 2022 telah sepekan berlalu, harga sejumlah bumbu dapur di Kota Cilegon masih tinggi.
Pantauan Selatsunda.com di Pasar Kranggot pada Rabu (11/5/2022), harga bumbu dapur seperti bawang merah beberapa hari sebelum Lebaran Rp 38.000 per kilogramnya. Kini harga rata-rata berkisar Rp 45.000 per kilogram. Kemudian harga cabai merah kriting yang sebelumnya berkisar antara Rp 40.000 sampai Rp 45.000 kini menjadi Rp 50.000 ribu per kilogram. Harga juga naik pada cabe rawit yang sebelumnya Rp 30.000 per kilogram menjadi Rp 35.000 per kilogram serta bawang putih sebelumnya Rp 30.000 menjadi Rp 38.000 per kilogram.
“Kalau tomat masih stabil diharga Rp 10.000 per kilo. Sayur mayur masih normal juga. Yang naik cabai rawit, cengek, bawang merah dan bawang putih,” kata salah satu pedagang, Ruslan di Pasar Kranggot.
Harga bumbu dapur ini masih tinggi, kata Ruslan, karena pengiriman barang masih belum normal seperti hari-hari biasa.
“Pengiriman barang masih belum stabil seperti biasanya. Karena pengiriman barang belum stabil berimbas juga pada naiknya harga bumbu dapur saat ini,” tambah Ruslan.
Senada dengan Ruslan, pedagang lainnya, Hartoyo, juga mengatakan kenaikan harga bumbu dapur ini sudah terjadi usai Lebaran. Kenaikan harga bumbu dapur naik berkisar antaraa Rp 5.000 hingga Rp 6.000 per kilogram.
“Sebelum Lebaran sempat normal. Tapi setelah lebaran ini justru naik. Mungkin karena pengiriman barang dari distributor belum sepenuhnya optimal betul,” ujarnya.
Ia mengaku, imbas dari kenaikan harga bumbu dapur ini, pendapatannya berkurang.
“Yang biasanya mereka beli 1 kilogram karena naik jadi mereka beli setengah bahkan seperempat kilogram. Otomatis mengurangi pendapatan kita,” pungkasnya. (Ully/Red)

