Suasana Puskesmas Pulomerak, KecamatanPulomerak, Kota Cilegon yang ditutup sementara menyusul satu pegawai terpapar Corona, Senin (26/10/2020). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Satu pegawai Puskesmas Pulomerak bernisial S (45) dinyatakan terkonfirmasi Virus Corona. Karena itu pelayanan kesehatan di Puskesmas Pulomerak ditutup.

Kepala Puskesmas Pulomerak, Isnayati mengatakan, pelayanan sudah ditutup sementara selama dua hari mulai pagi tadi Esok, Selasa (27/10/2020).

“Iyah benar selama 2 hari Puskesmas Pulomerak tutup. Penutupan puskesmas, karena pegawai kami terkonfirmasi corona. Untuk masyarakat ingin melakukan rawat jalan bisa kami alihkan ke Puskesmas Grogol. Sedangkan untuk perawatan persalinan kami alihkan ke Puskesmas Cibeber. Mudah-mudahan hanya dua hari saja gak ada tambahan penutupan lain,” kata Senin (26/10/2020).

Isna sapaan akrabnya mengungkapkan, pegawai S dinyatakan positif berdasarkan dari hasil swab mandiri di Labkesda (Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Banten pada, Minggu (25/10/2020) malam kemarin.

Baca juga  Warga Kepuh Keluhkan Hujan Debu Batubara dari Pabrik Industri

“Jadi hasil S ini baru ketahuan semalam dari Labkesda) Provinsi Banten. Karena hasil tersebut, kami ambil keputusan untuk menutup selama 2 hari pelayanan puskesmas. Memang awalnya, S ini suka melakukan pelayanan ke masyarakat langsung di lapangan. Dengan melakukan rapid test, maupun penguburan pasien covid-19. Nah dari hasil tracking itulah kemungkinan beliau tertular dari pasien corona,” ujar Isna.

Untuk memastikan petugas di Puskesmas Pulomerak tidak terpapar covid-19, lanjut dia, pihaknya telah mengirimkan 25 sampe rapid test ke Labkesda Provinsi Banten untuk dilakukan uji lab.

“Jadi 25 orang ini memang sering berkomunikasi dan bertemu dengan S. Jadi, hari ini sudah kami kirimkan ke Labkesda Provinsi Banten hasil rapid test. Dengan kondisi ini, ia berharap agar kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan tetap diperhatikan. Dan penerapan 3M (menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan) harus terus dikedepankan,” harapnya. (Ully/Red)