Liman, penumpang angkot yang menjadi korban hipnotis saat di Kota Cilegon, Rabu (29/9/2021). Foto Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Pelaku kejahatan dengan modus hipnotis berkeliaran di Kota Cilegon. Aksi kejahatan itu menimpa Liman (50) warga Pamarayan, Kabupaten Serang saat di dalam angkutan kota trayek Kota Serang-Cilegon dalam perjalanan ke Cilegon, Rabu (29/9/2021).

Korban tersadar dihipnotis saat di depan pusat perbelanjaan dekat perempatan lampu merah PCI. Korban yang berangkat dari Kota Serang dan hendak ke Gerem tersadar telah dihipnotis oleh pelaku yang saat itu satu angkot dengannya. Dalam peristiwa tersebut, korban kehilangan handphone.

Hal ini diceritakan oleh seorang penumpang, Maryani yang satu angkot dengan korban. Ia mengungkapkan, ada dua pelaku yang menghipnotis korban. Saat itu, pelaku pertama naik lebih dahulu dari JLS dan kemudian diikuti pelaku kedua.

Baca juga  Terungkap! Motif Pembunuhan Penjaga Tiket Pantai Marbella Anyer Karena Pelaku Dendam Dikeroyok

Kedua pelaku kemudian turun tak jauh dari lokasi mereka naik. Ia kemudian curiga, saat sopir menanyakan korban apakah kehilangan barang. Saat itu korban mengaku telah kehilangan handphone.

“Sopir sudah curiga. Setelah mereka turun, ditanyain sopir. pak (korban) ada kehilangan nggak? pas diperiksa, ia bapak itu kehilangan. Kayak terhipnotis,” ujar Maryani menceritakan yang dituturkan sopir.

Maryani juga sudah curiga sejak awal pelaku naik angkot. Karena korban saat di dalam angkot duduk dekat pelaku tampak tidak tersadar.

“Ngambil hape bapak itu, tanpa bapak itu ngerasain,” ungkapnya.

Sementara itu, korban mengatakan, dirinya tidak tersadar telah kehilangan handpone yang disimpannya didalam kantong celana sebelah kanan.

Baca juga  KONI Cilegon Temukan 8 Cabor Terindikasi Berkegiatan Fiktif, Ini Reaksi Walikota Helldy

“Saya enggak ngantuk cuman lier aja pas tadi di tepuk bekakang saya sama salah satu pelaku. Saya sendiri hanya sebagai penjual makanan yang biasa berjualan di PAUD di wilayah Gerem, Kecamatan Grogol,” pungkasnya.

Informasi yang dihimpun dari berbagai saksi mata, kedua pelaku tampak seperti layaknya pekerja kantoran. Keduanya berbadan besar dan berkulit hitam. Salah satu diantaranya, memiliki ciri bekas luka seperti luka goresan
di pipi sebelah kanan. (Ully/Red)