20.1 C
New York
Jumat, Juli 17, 2026
BerandaPemerintahanPemkot Cilegon Sebut Serapan Anggaran Belanja di Akhir 2023 Capai Rp 1,5...

Pemkot Cilegon Sebut Serapan Anggaran Belanja di Akhir 2023 Capai Rp 1,5 Triliun

-

CILEGON, SSC – Pelaksana Tugas Harian (Plh) Asisten Daerah (Asda) II Setda Kota Cilegon, Aziz Setia Ade Putra mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi dan pelaporan serapan anggaran belanja Kota Cilegon hingga akhir 2023, anggaran belanja di seluruh OPD Lingkup Kota Cilegon terserap 62 persen atau mencapai Rp 1,5 triliun. Penyerapan anggaran ini jauh dari yang ditetapkan sebesar Rp 2,3 triliun.

“Dari Januari-22 November 2023, serapan anggaran belanja baru capai 62 persen dari target di 89 persen. Memang masih ada 1 bulan lagi. Saya juga tadi minta komitmen seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk menyelesaikan target tersebut di 89 persen,” kata Aziz kepada Selatsunda.com, Kamis (23/11/2023).

Aziz menjelaskan, faktor belum terserapnya anggaran belanja di semua OPD secara maksimal karena masih banyak kegiatan yang semua perencanaan tidak dilakukan di awal tahun namun dilakukan di akhir tahun. Oleh karena itu, ia pun meminta agar seluruh OPD membuat perencanaan pembangunan di awal tahun, setelah itu proses pengadaan baru dilakukan.

Kemudian, faktor lainnya terdapat pada proses pengadaan barang dan jasa. Ia menyatakan, terdapat proses yang berjalan lancar dan ada juga yang mengalami kendala bahkan ada yang gagal lelang.

“Otomatis yang gagal lelang itu, membutuhkan waktu yang panjang sehingga baru dilaksanakan di triwulan I kegiatannya,” lanjutnya.

Aziz yang juga menjabat Staf Ahli Walikota Cilegon ini, menuturkan, dari hasil evaluasi terdapat 2 OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang serapan anggaran terendah. Yakni, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) baru mencapai 36 persen atau terserap baru Rp 22 miliar dari anggaran Rp 61 miliar Sedangkan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) baru terserap 31 persen atau terserap Rp 49 miliar dari anggaran
Rp 155 miliar.

“Di 2024, anggaran belanja Kota Cilegon mengalami kenaikan dari Rp 2,3 triliun menjadi Rp 2,4 triliun,” urainya.

“Di 2024 nanti, kami inginkan tidak terjadi kendala seperti di 2023. Jadi, semua perencanaan semua harus dilakukan di awal tahun harus sudah dilaksanakan. Karena itu, saya targetkan di triwulan I, semua proses perencanaan dan lelang harus sudah selesai di anggaran reguler,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen