Suasana Rusunawa di Kelurhaan Margaluyu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Selasa (3/11/2020). Foto Fathul Rizkoh/Selatsunda.com

SERANG, SSC – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akhirnya memutuskan Rusunawa Margaluyu sebagai lokasi isolasi mandiri pasien bergejala Covid-19. Rencananya, tempat isolasi yang ada di Kecamatan Kasemen itu akan bisa digunakan pada akhir November 2020.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes), M Ikbal mengatakan, pemkot menyediakan tempat isolasi di Rusunawa untuk menekan penularan virus corona terutama kluster keluarga.

“Rencananya di pertengahan November sudah bisa digunakan untuk satu blok. Keberadaan ruang isolasi ini guna menekan penyebaran covid-19 di klaster keluarga,” kata Ikbal saat ditemui awak media,” Selasa (3/11/2020).

Ia menambahkan, pemkot dalam menjadikan rusunawa sebagai tempat isolasi pasien Covid-19 harus menyediakan fasilitas dan tenaga medis. Diperkirakan untuk memenuhinya, pemkot akan melokasikan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar.

Baca juga  Temui Ratusan Massa, Walikota Serang Ajak Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19

“Sekarang Disperkim (Dinas Perumahan dan Permukiman) Kota Serang tengah melengkapi semua barang-barang yang dibutuhkan. Termasuk tenaga medis pun saat ini ada. Tinggal kami (Dinkes Kota Serang) menunggu saja jika ada pasien yang dinyatakan orang bergejala akan langsung dibawa di rusunawa,” tambahnya.

Meski telah menyiapkan lokasi isolasi, pihaknya belum bisa memastikan sampai kapan lokasi tersebut akan digunakan. Yang pasti, pasien yang terpapar positif Covid-19 dirawat di lokasi tersebut.

“Tidak ada yang bisa memastikan kapan Covid-19 selesai, bisa satu atau dua bulan. Pokoknya nanti setiap pasien datang akan di cek, kalau masih positif maka tetap berada di sana (lokasi isolasi mendiri),” pungkasnya. (SSC-03/Red)