Polres Serang Kota mengungkap kasus pencuri minimarket dengan senjata api saat ekspos kepada media di Mapolres, Senin (17/9/2021). Foto Deri Ranggani/Selatsunda.com

SERANG, SSC – Seorang pencuri melakukan aksi di Indomaret Ciceri, Kota Serang, Jumat (17/9/2021). Dalam peristiwa tersebut, pencuri menembak seorang karyawan karena aksinya kepergok. Setelah beraksi dan kabur, tidak lama pencuri langsung digulung petugas kepolisian.

Kejadian diceritakan oleh Junaedi, karyawan yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Junaedi berujar, kejadian terjadi pada saat Salat Jumat. Saat itu, dia melihat pelaku saat keluar dari Indomaret membawa produk bayi tanpa membayar di kasir. Junaedi pun langsung mengejar pelaku yang menggunakan mobil Daihatsu Ayla merah. Naas saat mengejar, Junaedi malah diacungkan senjata api dan ditembak.

“Saya kejar di depan Hotel Ledian, pelaku berhenti karena ada pembangunan jalan. Pas saya berhentiin, dia (pelaku) buka kaca langsung nembak,” ujarnya saat ditemui di Mapolres Serang Kota.

Baca juga  Gegara Ngantuk, Minibus Daihatsu Xenia Nyungsep ke Sawah di Kawasan Banten Lama

Beruntung tembakan itu hanya mengenai tangan Junaedi dan mengalami luka ringan.

Pasca kejadian tersebut, pelaku langsung dikejar polisi dan ditangkap di depan Kantor KPPN Serang. Pelaku sempat melakukan perlawanan namun langsung dilumpuhkan petugas.

“Memang pelaku melakukan perlawanan.
Tetapi anggota kita sigap,” ujar Kapolres Serang Kota, AKBP Maruli Hutapea saat ekspos kepada media di Mapolres.

Pelaku diketahui berinisial ARN (25) yang merupakan pekerja wiraswasta. Saat diamankan dan diintrogasi, pelaku mengaku
mencuri produk bayi untuk dijual kembali memenuhi kebutuhan ekonominya.

Dalam penangkapan tersebut petugas mengamankan barang bukti yakni peralatan bayi, mobil ayla, dan sepucuk senjata api berikut puluhan peluru.

Atas perbuatan yang dilakukan, kata Kapolres, pelaku disangkakan pasal 365 UU KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Pelaku juga dijerat Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata api.

Baca juga  Truk Tangki Air Minum Tabrak Rumah Makan dan Bengkel di Merak, Sopir Tewas Ditempat

“Pelaku terancam penjara 12 tahun,” ungkapnya. (SSC-04/Red)