Foto Ilustrasi (sumber google image)

CILEGON, SSC – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menargetkan 5 jabatan eselon II yang kosong dapat terisi pejabat definitif pada akhir tahun ini. Berbagai persiapan tengah dilakukan oleh Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) untuk menyelenggarakan assesment.

Walikota Cilegon Edi Ariadi mengatakan, tengah memilih dan mempertimbangkan lembaga pelaksanaan assesment untuk tes calon peserta yang akan mengikuti open bidding atau lelang jabatan. Yaitu, Lembaga Administrasi Negara (LAN) di Jatinagor, Kabupaten Sumedang Jawa Barat dan Unit Pelayanan Kompetensi BKD Provinsi Jawa Tengah, di Kota Semarang.

“Sekarang sih sedang digodok oleh Pak Heri Mardiana (Kepala BKPP Cilegon) untuk menggodok dua lembaga tersebut. Kalau mau lebih efisien sih yang dekat aja di Bandung enggak usah ke Semarang. Apalagi dalam kondisi Covid-19 seperti ini,” kata Edi ditemui awak media,” Senin (22/6/2020).

Baca juga  Polda Banten Siapkan Sistem Buka Tutup Akses Wisata Anyer Saat Libur Lebaran

Edi menginginkan, pengisian jabatan ini segera dilakukan sebelum dirinya memasuki Akhir Masa Jabatan (AMJ) atau pensiun dari Walikota Cilegon.

“Yang penting sebelum masa jabatan saya sebagai walikota Cilegon berakhir, saya sudah meninggalkan struktur organiasi yang bagus dan sudah tidak ada lagi tuh Plt (pelaksana tugas) dan terpenting tidak ada orang A,B dan C. Pokoknya sebelum akhir Desember ini semua sudah jadi,” ujar Edi.

Meski lelang jabatan dilakukan di akhir Desember ini, Edi menyerahkan semua pelantikan 5 pejabat yang terisi ini kepada kepala daerah berikutnya untuk dilakukan pelantikan.

“Lelang dulu aja dilakukan. Kalau pelantikannya tergantung kepada kepala daerah yang baru. Yang jelas, saya sudah tidak ada PR dalam hal ini,” ujar Edi.

Diketahui sebelumnya, 5 jabatan kosong yang akan dilakukan open bidding di akhir tahun ini diantaranya Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Asda I Setda Pemkot, Direktur Utama (Dirut) RSUD Kota Cilegon serta jabatan Sekretaris Daerah.

Baca juga  Libur Lebaran, Warga Luar Banten Dilarang Wisata ke Anyer

Terpisah, Sekda Cilegon Sari Suryati mengatakan, pemkot sebelum menggelar lelang jabatan sudah berkonsultasi dan meminta izin kepada Provinsi Banten, yakni kepada Sekda Banten, Almuktabar.

“Kemendagri sudah mengizinkan adanya agenda lelang jabatan. Karena sifatnya untuk mengisi kekosongan. Kalau kebanyakan Plt, kan kasihan pejabat yang ditunjuk. Tapi kalau mutasi, itu tidak diperbolehkan,” ucapnya.

Sari pun menegaskan, pemkot diperbolehkan untuk mengisi kekosongan kursi jabatan esselon III.

“Kami pun diperbolehkan untuk mengisi jabatan kepala bidang yang ditinggalkan. Tapi lagi-lagi saya tegaskan, apa yang akan kami lakukan bukan mutasi,” katanya. (Ully/Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini