Lurah Sawah Luhur, Basuni memantau penyemprotan cairan disinfektan di salah satu sekolah mencegah penularan Covid-19

SERANG, SSC – Pemerintah Kota Serang telah menerapkan masa transisi menuju tatanan normal baru atau new normal menyesuaikan Surat Edaran Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Penanganan Covid 19 di Tempat Keramaian, Fasilitas Umum dan Masa Transisi Tatanan Kenormalan Baru (New Normal) di Kota Serang. Pelaksanaan transisi new normal akan diterapkan di seluruh lini pemerintahan mulai dari tatanan tingkat kota hingga kelurahan.

Lurah Sawah Luhur, Basuni menyatakan, pihaknya untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 dimasa transisi new normal mengimbau agar warga di Kelurahan Sawah Luhur tidak berkerumun saat beraktifitas.

Meski beberapa aktivitas dalam SE telah diberikan keleluasaan seperti dibuka kembali tempat wisata, tempat hiburan serta pusat perbelanjaan namun kegiatannya harus mengikuti protokol kesehatan.

Petugas menyemprotkan disinfektan di lingkungan pemukiman warga

Untuk mengantisipasinya, Kelurahan telah menuangkan dalam surat pengumuman yang telah diedarkan di seluruh titik-titik keramaian.

“Hindari perkumpulan atau berkumpul banyak orang untuk mencegah penularan Covid-19,” ujar kepada Selatsunda.com, Senin (22/6/2020).

Selain mengimbau untuk tidak berkerumun, Kelurahan Sawah Luhur juga meminta agar masyarakat menghindari sementara kegiatan atau aktivitas diluar rumah jika tidak terlalu penting.

“Agar tetap tenang dan tinggal dirumah serta tidak keluar apabila tidak ada keperluan yang sangat penting,” terangnya.

Ia menyatakan, penggunaan masker saat beraktivitas wajib dipatuhi. Diharapkan juga
kebiasaan pola hidup bersih dapat diikuti demi menjaga kondisi kesehatan terhindar dari Covid-19.

“Selalu mencuci tangan dengan sabun dan dengan air bersih yang mengalir,” katanya.

Warga mengikuti rapid test yang diselenggarakan Kelurahan Sawah Luhur

Hingga saat ini upaya Kelurahan Sawah Luhur mencegah penularan Corona telah dilakukan dengan berbagai cara baik pemeriksaan rapid test serta rutin melaksanakan penyemprotan disinfektan.

“Minggu lalu sudah melaksanakan rapid test 100 orang, penyemprotan juga sudah kami lakukan ke rumah-rumah warga,” paparnya.

Begitupun upaya itu didukung dengan pembentukan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di tingkat kelurahan. Hal ini untuk merespon cepat jika ada hal-hal yang berhubungan dengan virus Corona.

Lurah Sawah Luhur, Basuni mengikuti rapid test

“Sudah dibentuk. Sebagai tim reaksi cepat jika ada apa-apa di Sawah Luhur terkait Covid-19,”ucapnya.

Sementara, Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Serang, Syafrudin mengatakan, surat edaran tersebut mengatur aktivitas di sejumlah area publik di Kota Serang seperti tempat wisata, tempat hiburan, pusat perbelanjaan dan lainnya. SE juga mengatur pembatasan kegiatan lainnya seperti kegiatan di tempat atau area berkerumun banyak orang.

Syafrudin meminfa agar penerapan SE dapat dipahami maayarakat dengan engikuti prosedur protokol kesehatan. Hal itu demi mencegah penularan Covid-19 lebih luas.

“Kalau ditempat keramaian akan dibubarkan kalau tidak sesuai dengan protokol kesehatan,” ujarnya saat ditemui di Halaman Kantor Pemkot Serang, Kamis (18/6/2020).

Warga Kelurahan Sawah Luhur antusias mengikuti rapid test

Syafrudin yang juga Walikota Serang menerangkan, Pemkot dalam penerapan aturan tidak akan memberikan sanksi kepada pelanggar karena Kota Serang berada dalam masa transisi new normal.

“Sekarang hanya dianjurkan menerapkan protokol kesehatan, sanksinya tidak ada. Kalau new normal baru bisa saja ada sanksi,” terangnya.

Lurah Sawah Luhur, Basuni berfoto bersama TNI-Kepolisian dalam kegiatan penyemprotan disinfektan

Ia menyatakan, implementasi aturan transisi new normal akan dilaksanakan selama satu bulan. Setelahnya Pemkot Serang akan mengevaluasinya kembali.

“Kita lihat satu bulan. Setelah transisi new normal ini diterapkan. Kemudian akan kita sosialisasikan. Ternyata tidak ada lonjakan mudah-mudahan ada penurunan baru kita terapkan new normal,” paparnya.

“Nanti kedepan kita evaluasi. Mungkin new normal mungkin PSBB. Mengikuti zona. Kalau zona kita sudah merah kita cabut transisi itu, kalau hijau kita terapkan new normal,” terangnya. (Adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here