20.1 C
New York
Jumat, April 17, 2026
BerandaPeristiwaPenyanyi Kapal Ditemukan Tewas di Kontrakan di Merak Cilegon, Diduga Jadi Korban...

Penyanyi Kapal Ditemukan Tewas di Kontrakan di Merak Cilegon, Diduga Jadi Korban Pembunuhan

-

CILEGON, SSC – Seorang penyanyi kapal bernama Desti (36) ditemukan tewas di kamar kontrakannya di Lingkungan Sukamaju, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Kamis (18/7/2024). Desty diduga menjadi korban pembunuhan dari teman pria korban.

Informasi yang dihimpun Selatsunda.com, kasus dugaan pembunuhan terhadap korban diketahui pertama kali oleh teman kontrakan korban, Sarip Rifai (52).

Saksi Sarip bercerita, awalnya pada Rabu (17/7/2024) sekitar pukul 22.00 WIB, teman pria korban, NR datang ke rumah kontrakan dan masuk ke dalam kamar korban. Pada Kamis (18/7/2024) sekitar pukul 03.00 WIB, korban datang dan langsung masuk ke kamar kontrakannya.

Pada pukul 03.30 WIB, saksi mendengar teriakan korban yang meminta tolong. Saat itu saksi menggedor-gedor kamar korban.

“Kejadiannya jam 03.30 WIB, dia (korban) minta tolong. “Abi tolong, abi tolong”. Saya gedor-gedor, NR NR diapain itu Desty,” ungkap Sarip.

Karena tak lagi mendengar suara korban, saksi kemudian masuk ke kamarnya karena kondisi sedang sakit.

“Sampai tidak ada suara, saya masuk kamar,” ujarnya.

Kemudian sekitar pukul 06.00 WIB, saksi mengetahui bahwa NR keluar dari kamar korban. Pintu kamar saksi sempat diketuk oleh NR. Namun, saksi tidak keluar dan hanya melihat dari jendela kamarnya saat NR keluar kontrakan. Saat NR keluar kontrakan, saksi kemudian baru keluar kamar dan meminta tolong kepada tetangga sekitar.

“Cowoknya itu jam 06.00 WIB keluar, dia ketuk pintu saya. Saya ngintip dari jendela, dia sudah keluar. Baru saya keluar, beritahu ke warga sebelah kiri kanan. Saya bilang kalau Desti ribut semalam, tapi nggak keluar. Langsung ibu (tetangga), ketuk-ketuk kamar, Desti dipanggil-panggil. (Karena tidak dibuka) dilaporkan ke pemilik kontrakan,” ucapnya.

Karena pintu tidak dibuka oleh korban, kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke pemilik kontrakan dan pihak kepolisian terdekat.

“Yang membukanya polisi, dibongkar,” ungkap Sarip seraya menjelaskan keseharian korban adalah penyanyi di salah satu Kapal di Pelabuhan Merak.

Saat itu, korban ditemukan tidak lagi bernyawa dalam posisi mata terpejam, badan terbaring di kasur dan tertutup selimut sarung.

Saksi curiga, korban meninggal dengan kondisi tidak wajar. Karena saat korban minta tolong, suara korban terdengar kecil diduga mulut korban seperti dibekap.

“Kedengarannya kayak dibekap begitu,” ucapnya.

“Karena kalau misalnya minta tolong, (mulut) ngga dibekap, nggak mungkin suaranya kecil,” terangnya.

Sementara itu, Kapolres Cilegon, AKBP Kemas Indra Natanegara menyatakan, kasus tersebut dalam penyelidikan penyidik. Saat ini, terduga pelaku dalam pengejaran pihaknya.

“Sedang kami lakukan pengejaran pelakunya,” ungkap Kapolres dikonfirmasi lewat pesan singkat whatsapp. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen