20.1 C
New York
Jumat, April 17, 2026
BerandaPeristiwaPenyelesaian LHP BPK Tinggal 15 Hari, Wakil Walikota Cilegon Fajar Minta OPD...

Penyelesaian LHP BPK Tinggal 15 Hari, Wakil Walikota Cilegon Fajar Minta OPD Patuhi Timeline

-

CILEGON, SSC – Wakil Walikota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo meminta kepada OPD untuk menuntaskan dan menyelesaikan temuan BPK atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Keuangan Pemkot Cilegon Tahun 2024.

Fajar mengatakan, secara keseluruhan total temuan BPK yang harus dikembalikan sebesar Rp 12 miliar. Dirinya belum lama ini telah mengingatkan OPD untuk segera menuntaskan temuan BPK. Kepada OPD diminta untuk mematuhi batas waktu yang telah ditentukan BPK.

“Total semua dana adalah 12 miliar yang perlu dikembalikan, tapi memang dari tahun 2024 tergantung kemampuan daerah dan pribadi juga apakah bisa,” ucapnya kepada awak media usai menghadiri Rapat Paripurna di DPRD Cilegon, Selasa (8/7/2025).

“Kemarin saya sudah mengingatkan kepada para OPD dan juga Inspektorat, kita memberikan ruang, silakan. Kita sudah punya timeline, tolong segera dipatuhi timeline ini insha Allah dalam minggu ini kita kumpulkan semuanya, terkait OPD-OPD terutama tanggung jawab dalam pengembalian nanti akan saya tanyakan progresnya sampai mana,” sambungnya.

Fajar menyatakan, temuan BPK itu ada dua yakni yang bersifat administratif dan material. Untuk temuan BPK sebesar Rp 12 miliar, temuan itu bersifat material dan harus dikembalikan.

“Kombinasi (temuan administratif dan material). Kalau saya bicaranya tugas saya pengawasan ke pengembaliannya. Apa yang menjadi catatan dan temuan di BPK itu 12 miliar itu bagaimana semaksimal mungkin dikembalikan ke kas negara lagi,” terangnya.

Fajar mengungkapkan, ada beberapa OPD yang harus mengembalikan temuan BPK sebesar Rp 12 miliar itu. Diantaranya, Dinas Kesehatan Cilegon, DPUPR Cilegon dan BPKPAD Cilegon.

“Dinkes sudah melakukan pengembalian Rp 28 juta, kalo ngga salah. PUPR juga sudah beberapa melakukan pengembalian. Sisanya juga ada BPKPAD, itu yang pekerjaan rumah,” urainya.

Untuk penyusunan LHP kedepan, Fajar menekankan, agar seluruh OPD dapat berkerja kompak dan bisa saling berkomunikasi. Intinya, jika dalam bekerja OPD dapat saling bekerja sama maka hasilnya dapat lebih baik.

“Lebih kompak dan komunikasi, saya ngga bilang semua ngga kompak ada yang kinerjanya bagus. Semua OPD punya kelebihan dan kekurangan, tolong tunjukkan kelebihannya. Intinya kalau bareng bareng bisa kok,” pungkasnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen