Koordinator Wilayah kerja Pelabuhan Merak pada KKP Banten, Budiman dan Ketua Gapasda Merak, Togar Napitupulu mengecek penyemprotan disifektan di Kapal Tranship 1, Dermaga 7, Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Selasa (24/3/2020). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Upaya seluruh pihak untuk memerangi penularan virus corona gencar dilakukan. Pada Selasa (24/3/2020), Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Banten selaku otoritas kesehatan di area pelabuhan melakukan penyemprotan disinfektan terhadap kapal-kapal penyeberangan di  Pelabuhan Merak.

Pantauan Selatsunda.com, penyemprotan  kapal penyebrangan dilakukan sekitar pukul 11.00 WIB. Penyemprotan dimulai pada KMP
Tranship 1 yang sandar di Dermaga 7, Pelabuhan Merak. Petugas menyemprot mulai area anjungan, ruang tunggu penumpang, kantin, toilet, mushola hingga cardeck. Untuk area tunggu kapal, petugas terlihat  menyemprot tempat duduk penumpang. Relling-reling besi yang biasa digunakan penumpang untuk pegangan diatas kapal juga tidak luput disemprot.

Penumpangenjauh saat penyemprotan disinfektan

Koordinator Wilayah Kerja Pelabuhan merak pada Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Banten, Budiman SKM mengatakan, penyemprotan disinfektan selain di atas kapal penyeberangan juga sebelumnya dilakukan upaya yang sama di area sarana dan prasarana di Pelabuhan Merak.

“Bukan hanya kapal, dari kemarin kita lakukan disinfection untuk area pelabuhan. Mulai dermaga I, II sampai dermaga VII,” ungkapnya di Dermaga 7,” ungkapnya.

Ia menyatakan, penyemprotan baik di kapal dan area pelabuhan menjadi dua area yang tidak dapat dipisahkan. Keduanya disemprot untuk mencegah penularan Covid-19 supaya tidak makin meluas.

“Dua aspek antara kapal dan pelabuhan yang tidak bisa terpisahkan. Jadi ada dua pola pencegahan baik di pelabuhan dan alat angkutnya, itu dikita disinfection,” ungkapnya.

Budiman menyatakan, penyemprotan dilakukan di seluruh area kapal baik area-area yang disentuh ABK maupun penumpang. Sebelumnya, juga kata dia, dilakukan fogging untuk mencegah Demam Berdarah Dengue yang tengah endemis.

“Jadi mulai dari anjungan, area ABK melakukan operasional kapal. Kemudian kita lakukan ke kabin kru, toilet, area tempat tunggu penumpang, mushola, dapur, semua yang memungkinkan penumpang beraktivitas. Dan terakhir kita lakukan cardeck,” tuturnya.

Petugas menyemprot ruang tidur sopir

Ia berharap, upaya tersebut dapat mencegah penularan virus corona dan tidak ditemukan kasus di Pelabuhan Merak.

“Mudah-mudahan kedepan tidak terjadi kasus, tidak terjadi penularan di Pelabuhan Merak. Untuk semua kapal kita harapkan bisa menyentuh, semua bisa di disinfeksi,” harapnya.

Sementara, Ketua DPC Gapasdap Merak, Togar Napitupulu mengatakan, penyemprotan kapal dilakukan mengikuti instruksi pemerintah untuk memerangi merebaknya virus corona.

“Seperti himbauan pemerintah, kita memerangi yang namanya virus corona. Kita lakukan, dengan cara mengantisipasi dengan melakukan penyemprotan kepada kapal-kapal,” tandasnya.

Sampai saat ini sedikitnya sudah 17 kapal penyeberangan disemprot disinfektan. Ia berharap penyemprotan seluruh kapal bisa selesai pada pekan ini agar perjalanan penumpang terjamin.

“Hari ini mudah-mudahan 4 sampai 5 kapal bisa kita selesaikan sampai malam hari. Jadi seminggu ini bisa kita lalukan semuanya,” harapnya. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here