Anggota DPRD Kota Cilegon mengikuti tes cepat atau rapid test Covid-19 di Kantor DPRD Cilegon, Senin (14/9/2020). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Sebanyak 40 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon mengikuti rapid test ditengah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pemeriksaan tes cepat ini dilakukan sebagai salah satu bentuk upaya pemerintah mencegah penyebaran Covid-19.

“Hari ini jadwal khusus untuk para 40 anggota dewan. Dan hasilnya keluar hari ini juga,” kata Plt Sekretaris Dinas Kesehatan Cilegon, Lia Nurlia Mahatma kepada awak media ditemui di DPRD Kota Cilegon, Senin (14/9/2020).

Ia menerangkan, tes cepat selain terhadap anggota dewan juga dilaksanakan kepada 4 Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Diantaranya Bappeda, DPMPTSP, Disnaker dan BPBD. Tes, kata dia, juga Kan dilaksanakan di tingkat kelurahan hingga kecamatan.

“Rencananya terakhir rapid test selesai hingga 20 Oktober 2020 mendatang. Hari ini baru 4 OPD. Kemungkinan akan ada rapid test massal. Tidak hanya ditingkat OPD, tapi hingga kecamatan dan keluarahn se- Kota Cilegon,” sambung Lia.

Jika nanti ditemukan terdapat pegawai yang reaktif, lanjutnya, pegawai tersebut bakal diminta swab test dan isolasi mandiri.

“Agenda ini pelaksanaan di semua OPD (organisasi perangkat daerah) rencana kita memang akan me-rapid test,” lanjutnya.

Terpisah, salah anggota DPRD Fraksi Demokrat, Rahmatullah mengatakan, rapid test dilakukan untuk deteksi awal penyebaran virus Corona di DPRD Cilegon.

“Dengan adanya rapid ini supaya kita juga bisa tahu bebas dari virus COVID-19, mudah-mudahan kita seluruh anggota dewan baik-baik saja,” pungkasnya. (Ully/Red)