Pemkot Cilegon selenggarakan launching wifi internet gratis saat digelar di MTS Al Jauharotunnaqiyah tepatnya di Lingkugan Bentola Kelurahan Bulakan Kecamatan Cibeber, Selasa (3/11/2020). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Sebanyak 399 titik yang tersebar di setiap kecamatan dan kelurahan di Kota Cilegon dipasangi jaringan Wifi Gratis. Pemasangan wifi dengan menggunakan Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp 13,4 miliar ini disediakan untuk mempermudah masyarakat mengkases internet.

Hal ini terungkap dalam launching wifi internet gratis di kecamatan dan kelurahan se-Kota Cilegon yang digelar di MTS Al Jauharotunnaqiyah tepatnya di Lingkugan Bentola Kelurahan Bulakan Kecamatan Cibeber, Selasa (3/11/2020) pagi tadi.

Hadir dalam peresmian tersebut, Walikota Cilegon Edi Ariadi, Kepala Bappeda Cilegon Beatrice Noviana, Ketua Banggar DPRD Cilegon, Subhie, Pj Sekda Cilegon, Maman Maulidin, Kepala Bappeda Cilegon, Beatrice Noviana, EVP Telkom Regional 2 Jabodetabes, Teuku Muda Nanta dan Muspida.

Kepala Bappeda Cilegon Beatrice Noviana mengatakan, penyediaan wifi gratis merupakan perwujudan salah satu program RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Tahun 2016-2021 menjadikan Cilegon sebagai kota pintar. Pemasangan dari DID APBN 2020 ini, dikerjasamakan oleh pemkot menggandeng PT Telkom.

Baca juga  APBD Tahun 2021 Kota Serang Defisit 75 Miliar

“Pada tahun ini anggaran yang digelontorkan sebesar Rp 13,4 miliar yang bersumber dari dana intensif 2020. Untuk per kelurahan menerima anggaran sebesar Rp 50 juta sementara per kecamatan meneriman bantuan sebesar Rp 100 juta untuk 3 bulan ini,” kata Beatrie kepada awak media usai peresmian internet publik.

Lebih lanjut, kata Beatrice pemasangan internet gratis ini, sebagai upaya pemerintah mempermudah masyarakat terakses internet. Salah satunya mempermudah proses belajar mengajar dengan sistem daring. Selain itu, pemasangan gratis ini juga untuk mempermudah para pelaku usaha untuk memasarkan produk UKM guna mendorong pemulihan ekonomo akibat dampak pademi covid-19 (virus corona).

“Dampak pademi covid-19 ini sangat berpengaruh besar bagi para pelajar dan pelaku ekonomi di Indonesia tak terkecuali Kota Cilegon. Mudah-mudahan dengan layanan internet ini dapat diakses oleh semua masyarakat,” kata Mantan Asda III Kota Cilegon.

Pemasangan Wifi di 399 titik, lanjutnya, sudah bisa beroperasi. Sementara sisanya 71 titik atau sekitar 15 persen dari jumlah keseluruhan masih dalam proses penyelesaian pada bulan ini.

Baca juga  Dinas Sosial Kota Serang Kebingungan Tangani Orang Gila

“Kami berharap program ini dapat dioptimalkan penggunaannya, sehingga dapat mendorong perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” harap Beatrice.

Sementara itu, Walikota Cilegon Edi Ariadi mengungkapkan, dampak pademi yang terjadi di seluruh Indonesia membuat semua aktivitas mulai dari sosial, pendidikan dan ekonomi terbatas. Oleh karena itu, dibutuhkan peran dari pemerintah dalam membantu masyarakat dalam mengatasi kondisi pademi ini salah satunya dengan mempermudah akses internet kepada masyarakat.

“Terutama yang terkena pandemi, beberapa program yang dilakukan pemerintah semua sesuai dengan aturan Inpres Nomor 4 Tahun 2020, ada tiga klaster yang menjadi target yakni kesehatan, ekonomi dan social safety. Memang di Cilegon kemarin zona merah, namun sekarang zona orange, jadi ada perbaikan, mudah-mudahan setelah zona orange, ke kuning kemudian ke hijau kembali sebagaimana kita waktu itu bulan Juni 2020,” terangnya. (Ully/Red)