CILEGON, SSC – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cilegon melakukan terobosan untuk mempermudah maasyarakat Cilegon dalam mengurus dokumen kependudukan. Jika biasanya dilakukan di Kantor Disdukcapil, kini dokumen kependudukan dapat diurus di layanan mobil yang disediakan di area Taman Layak Anak.
Kepala Disdukcapil Kota Cilegon Hayati Nufus mengatakan, dipilihnya Taman Layak Anak sebagai lokasi pelayanan dokumen kependudukan karena lokasinya yang cukup strategis. Selain itu layanan tersebut disediakan untuk mengantisipasi antrean panjang yang ada di Kantor Disdukcapil.
“Kalau di kantor sendiri itu antreanya per hari yang mengurus dokumen kependudukan bisa mencapai 200 orang. Karena kondisi tersebut, akhirnya solusinya kita pilih outdoor karena ada layanan PMI dan SIM akses warga lebih cepat,” kata Hayati Nufus saat peluncuran layanan di Taman Layak Anak, Kota Cilegon, Kamis (19/5/2022).
Dipilihnya lokasi di Taman Layak Anak juga kata Nufus, agar warga ketika mengurus dokumen dan sedang membawa anak bisa menjadikan taman sebagai tempat bermain.
“Biasanya banyak orang yang membawa anak kecil, sehingga membuat tempat yang layak untuk anak dan anak bisa bermain,” tambah Nufus.
Pelayanan pengurusan dokumen kependudukan dengan lanyanan mobil tersebut, kata Nufus, akan melayani masyarakat dari hari Senin hingga hari Jumat, mulai pukul 10.00 WIB sampai pukul 14.00 WIB.
“Setiap hari kerja layanan ini. Namun Pak Wali menyarankan dihari libur. Jika memang di layanan di Taman Layak Anak ini antusiasnya bagus, rencana kami akan buat booth di Cilegon Centra Mall (CCM) tapi akan kita persiapan terlebih dulu personal dan saprasnya,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Walikota Cilegon, Helldy Agustian mengapresiasi inovasi dan kreativitas yang dilakukan oleh Disdukcapil yang membuka layanan kependudukan di Taman Layak Anak.
“Ini adalah ide kreatif dari Dukcapil kami sarankan jangan disini aja, saya minta di caar free day juga dibuka, kalau perlu sabtu dan minggu juga masuk,” ujarnya.
Mantan Kepala Cabang Tunas Toyota Cilegon ini pun menyarankan agar Disdukcapil menambah sarana dan prasarana pelayanan mobil keliling.
“Sarana prasarana perlu ditambah lagi, nanti kita rundingkan lagi,” ucapnya. (Ully/Red)

