20.1 C
New York
Kamis, April 16, 2026
BerandaPeristiwaPerolehan Suara Pileg Merosot, Fraksi Golkar DPRD se-Banten Dikumpulkan

Perolehan Suara Pileg Merosot, Fraksi Golkar DPRD se-Banten Dikumpulkan

-

CILEGON, SSC – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) I Banten, Ratu Tatu Chasanah menghadiri kegiatan Silaturahmi dan Pengarahan kepada Fraksi Golkar DPRD Provinsi dan Kabupaten Kota se-Provinsi Banten tahun 2019 yang digelar di salah salah satu rumah makan di Kota Cilegon, Senin (14/10/2019).

Selain Ketua DPD 1 Banten, hadir pula, anggota DPR RI Dapil Banten Tangerang Raya Achmad Andi Dara, Anggota DPR Dapil 1 Lebak-Pandeglang Adde Rosi Khoerulnissa, Anggota DPR RI Dapil 2 Serang-Cilegon Tubagus Hairul Jaman, Dewan Pertimbangan Partai Golkar Ebby Djauhari

Ketua Panitia Silaturahmi dan Pengarahan sekaligus Ketua Harian Golkar Banten Suparman mengatakan, silaturahmi dan pengarahan merupakan kegiatan usai diselenggarakannya pemilu kemarin. Tak hanya itu, pengarahan ini sangat penting membangun solidaritas antara semua keluarga besar Partai Golkar.

“Saya rasa ini baru pertama kita selenggarakan usai penyelenggara pemilu kemarin. Apalagi, pasca pemilu kemarin, perolehan suara Golkar di Banten mengalami penurunan,” kata Suparman dalam sambutannya.

Ia memaparkan, pada pemilu 2019, perolehan suara partai besutan Airlangga Hartato ini untuk tingkat nasional, dari total 11 caleg yang diajukan hanya 11 anggota yang duduk menjadi anggota DPR RI dan berada menang di posisi 3, wilayah Kabupaten Lebak dari 8 yang diajukan hanya 6 anggota yang terpilih dan masuk dalam rangking ke 4, Kabupaten Pandeglang memperoleh kursi 7 anggota memperoleh rangking ke 2.

Selanjutnya, Kabupaten Serang perolehan kursi 9 anggota mendapat rangking 1, Kota Serang memperoleh 7 kursi mendapat rangking 1, Kota Cilegon memperoleh 10 kursi mendapat rangking 1, Kabupaten Tangerang memperoleh 6 suara mendapat rangking 3, Kota Tangerang Selatan memperoleh 10 kursi dan mendapat rangking 1.

“Secara umum perolehan suara Golkar di Banten menurun. Dari 8 anggota kabupaten kota yang berhasil menduduki sebagai kota ada 6 orang. Sementara yang berhasil menjadi ketua DPRD tingkat kota hanya 3 orang. Inilah yang menjadi PR kita untuk mengambil alih tongkat kepemimpinan Golongan Karya di Banten maupun pusat,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini