Suasana pedagang di Auning blok utara Pasar Kranggot, Kota Cilegon, Senin (14/10/2019). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Sedikitnya ada sekitar 45 pedagang yang berjualan di Terminal Kranggot.  Pasca penertiban, pedagang sudah mulai pindah ke auning yang disediakan.

Kepala Pasar Kranggot pada Disperindag Cilegon, Aceng Syarifudin mengatakan, pedagang yang biasa berjualan di Terminal Kranggot sudah mulai mencari tempat baru. Mereka pindah karena tidak lagi diperbolehkan berjualan di Terminal Kranggot.

“Memang awalnya mereka digusur, karena terminal akan dimanfaatkan kembali. Itu yang pindah ada 45 pedagang,” ujar Aceng dikomfirmasi, Senin (14/10/2019).

Untuk mencari solusi bagi pedagang, kata Aceng, pihaknya telah menyediakan 4 Auning di area Pasar Kranggot. Hingga kini, selain pedagang yang berjualan di terminal, pedagang lain juga sudah menempati auning.

“Ada 4 Auning yang kita sediakan. Untuk di utara 2 blok, selatan 1 blok dan barat 1 blok,” ungkapnya.

Ia berharap, para pedagang bisa ditempatkan di auning yang disediakan. Selain bermaksud untuk merapikan pasar, penempatan pedagang di auning juga menambah Retribusi Daerah. Targetnya, sambung dia, retribusi bisa didongkrak mencapai Rp 200 juta pertahun.

“Jadi Retribusi permeja perhari ke pedagang itu Rp 1.000, itu ditambah sewa tempat. Kalau setahun sewa kira-kira Rp 180.000,” tuturnya. (Ronald/Red).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini